Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNN Ingatkan Peredaran Narkotika Makin Terorganisasi, Kini Sasar Wilayah Pesisir dan Perdesaan

📅 Senin, 21 Sep 2026, 13:18 WIB | Oleh:
BNN Ingatkan Peredaran Narkotika Makin Terorganisasi, Kini Sasar Wilayah Pesisir dan Perdesaan Doc: antara foto
Ket. Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat menerima kunjungan dan audiensi pengurus Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Jakarta, Selasa (15/9).

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengingatkan penyalahgunaan dan peredaran narkotika semakin terorganisasi serta menjangkau berbagai lapisan masyarakat hingga wilayah pesisir dan perdesaan.

“Ini bukan menakut-nakuti, tapi kami bicara fakta realistis di lapangan. Jika kami membiarkan ini tanpa tindakan tegas dan serius, jangan heran dalam lima tahun mendatang Indonesia bisa menghadapi situasi ancaman kejahatan terorganisir seperti di Meksiko atau Brasil,” ujar Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (21/9).

Hal itu disampaikan Sayudi saat menerima kunjungan dan audiensi pengurus Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Jakarta, Selasa (15/9).

Suyudi mengatakan ancaman narkotika kini telah masuk ke berbagai lingkungan masyarakat, mulai dari sekolah dan kampus hingga desa, kawasan perkebunan, serta wilayah pesisir.

Menurut dia, kondisi tersebut juga terlihat dari munculnya nelayan yang tergiur menjadi kurir narkotika melalui jalur perairan dan pelabuhan tikus karena iming-iming keuntungan finansial yang besar.

Dalam penindakan terbaru, BNN tidak hanya menyita barang bukti narkotika, tetapi juga mengamankan 17 senjata api rakitan, modern, dan organik yang diduga digunakan jaringan bandar untuk melawan petugas.

Karena itu, Suyudi menekankan perlunya komitmen bersama dan kolaborasi antara BNN, pemerintah daerah, serta DPRD kabupaten dalam memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

BNN juga mendorong penguatan anggaran P4GN di tingkat daerah serta optimalisasi pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).

Selain itu, Kepala BNN mengusulkan pemanfaatan forum nasional, seperti rapat koordinasi pengendalian inflasi mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri, untuk memperluas sosialisasi P4GN kepada seluruh kepala daerah.

Suyudi berharap audiensi tersebut tidak berhenti pada penyampaian komitmen, tetapi ditindaklanjuti dengan langkah nyata di setiap daerah untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).

Sementara itu, Ketua Umum ADKASI Siswanto mengapresiasi langkah BNN dalam pemberantasan narkotika, termasuk penggerebekan kampung narkotika di 52 titik serta penanganan ancaman penyalahgunaan narkotika melalui rokok elektrik.

Siswanto mengatakan DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni pembentukan peraturan daerah, pengawasan, dan penganggaran, yang dapat dioptimalkan untuk mendukung upaya BNN menangani persoalan narkotika.

“Pencegahan narkotika dan penyelamatan generasi bangsa adalah tugas kita bersama. Kami di ADKASI siap mendukung keterlibatan DPRD kabupaten, baik dalam mendorong perda P4GN, pengalokasian anggaran APBD untuk BNNK, maupun sosialisasi ke daerah-daerah,” ungkap Siswanto.

Dalam dialog tersebut, pimpinan DPRD Majalengka Didi Supriadi dan pimpinan DPRD Siak Syarif turut menyampaikan kondisi serta kendala di daerah masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Refleksi 24 Tahun Peristiwa Bom Bali

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Refleksi 24 Tahun Peristiwa...

Kembali Bugar, Jessica Pegula Bidik Hasil Maksimal di Wuhan

38 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Kembali Bugar, Jessica Pegu...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.