Perempuan Perlu Kenali Tanda-Tanda Perimenopause Sejak Dini, Ini Alasannya
📅 Senin, 20 Jul 2026, 18:08 WIB | Oleh: Haryo BronoPentingnya Dukungan Lingkungan dan Edukasi Terbuka
Seminar ini juga menghadirkan pengalaman langsung dari perempuan yang pernah menjalani perimenopause. CEO & Co-Founder Yoona Women, Susanna Angraini, menilai isu perimenopause masih sering dianggap tabu sehingga banyak perempuan enggan membicarakan perubahan yang dialaminya.
Menurutnya, keterbukaan dalam berbagi pengalaman akan membantu lebih banyak perempuan memahami kondisi tubuh mereka serta tidak merasa menghadapi fase tersebut sendirian.
Sementara itu, COO & Co-Founder Blibli, Lisa Widodo, mengajak perempuan melihat perimenopause sebagai fase kehidupan yang tetap memungkinkan mereka berkarya dan berkembang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai pemahaman mengenai perubahan biologis, seperti menurunnya konsentrasi, perubahan suasana hati, atau brain fog, dapat membantu perempuan beradaptasi tanpa terus menyalahkan diri sendiri.
Melalui seminar ini, Primaya Hospital berharap semakin banyak perempuan berani membicarakan perimenopause secara terbuka, mengenali berbagai perubahan tubuh sejak dini, serta memperoleh pendampingan medis yang tepat sehingga tetap sehat, aktif, dan produktif di setiap fase kehidupan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!