Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perempuan Perlu Kenali Tanda-Tanda Perimenopause Sejak Dini, Ini Alasannya

📅 Senin, 20 Jul 2026, 18:08 WIB | Oleh:

Dokter spesialis akupunktur medik, dr. Feliani, Sp.Ak, menjelaskan bahwa akupunktur medis modern dapat menjadi salah satu terapi pendukung untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh serta mengembalikan vitalitas selama masa perimenopause.

Selain itu, aspek nutrisi juga menjadi perhatian utama. Dokter spesialis gizi klinik Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK., Subsp.PK mengingatkan pentingnya menerapkan pola makan bergizi seimbang guna menjaga metabolisme tubuh, mempertahankan massa otot, sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit kronis yang meningkat pada masa perimenopause.

Perubahan Hormon Juga Memengaruhi Kulit dan Rambut

Dokter spesialis kulit dan kelamin Dr. dr. Komang Ardi Wahyuningsih, M.Biomed., Sp.KKLP., Subsp. FOMC menjelaskan bahwa penurunan hormon estrogen menyebabkan produksi kolagen dan elastin ikut berkurang.

Akibatnya, kulit menjadi lebih tipis, kering, dan kehilangan elastisitas. Bahkan, sekitar 30 persen kolagen kulit dapat hilang dalam lima tahun pertama setelah menopause, kemudian terus berkurang sekitar dua persen setiap tahun.

Selain kulit, rambut juga mengalami perubahan karena fase pertumbuhannya menjadi lebih pendek sehingga rambut tampak semakin tipis. Menurutnya, kondisi tersebut dapat dikelola melalui perawatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Pandangan serupa disampaikan President Director Martha Tilaar SPA, Wulan Maharani Tilaar, yang mengajak perempuan memandang perimenopause sebagai momentum untuk merawat diri secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan fisik maupun kesejahteraan mental.

Aktivitas Fisik dan Kesehatan Mental Tak Boleh Diabaikan

Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dr. Gustiawaty Army, Sp.KFR mengungkapkan bahwa sekitar 72,9 persen perempuan menopause mengalami gangguan dasar panggul yang dapat memengaruhi kualitas hidup.

Karena itu, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan bertahap dinilai penting untuk menjaga kekuatan otot, mempertahankan kesehatan tulang, serta membantu mengurangi berbagai gejala yang muncul selama perimenopause.

Di sisi lain, dokter spesialis kejiwaan dr. Leonita Ariesti Putri, Sp.KJ., MSc menyoroti tantangan kesehatan mental yang sering muncul pada masa tersebut. Menurutnya, perubahan suasana hati bukan terjadi tanpa alasan, melainkan merupakan respons alami terhadap perubahan hormon yang sering berlangsung bersamaan dengan tekanan kehidupan, seperti tuntutan pekerjaan, anak yang mulai mandiri, orang tua yang menua, hingga perubahan hubungan sosial.

Ia menyarankan perempuan menerapkan metode STOP, yaitu Stop sejenak, Tarik napas perlahan, Observasi, dan Pilih respons yang membantu, sebagai cara sederhana untuk mengelola stres. Jika gejala mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau kualitas hidup, perempuan dianjurkan segera berkonsultasi dengan tenaga profesional.

" Jika gejala mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau kualitas hidup, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga profesional. Perimenopause adalah fase kehidupan yang normal, bukan penyakit," ujarnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Tetap Terjaga

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
OJK Pastikan Likuiditas Per...
Nasional
KAI Services: Waspada Penip...
Nasional
PT KAI Catat Realisasi BBM ...

PT KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
PT KAI Tutup 172 Perlintasa...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.