Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cuaca Buruk, FIFA Fan Village New York Ditutup

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 08:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Buruk, FIFA Fan Village New York Ditutup Doc: ANTARA
Ket. Suasana FIFA Fan Village di Rockefeller Center, New York, Amerika Serikat, Sabtu (18/7/2026), setelah penutupan akibat cuaca buruk.

NEW YORK – FIFA Fan Village, fasilitas hiburan yang disediakan FIFA untuk suporter dan masyarakat selama Piala Dunia 2026, di New York, Amerika Serikat (AS), ditutup karena cuaca buruk.

"Kalau mau, kembali lagi besok," kata seorang petugas polisi New York, Bletnitsky, di lokasi Fan Village New York, Rockefeller Center, Sabtu(19/7).

Penutupan area tersebut membuat beberapa pengunjung kecewa lantaran mereka tidak bisa menikmati layanan di dalam, termasuk pameran FIFA Museum "Legacies of Champions".

Bukan cuma beragam permainan rekreasi yang tidak bisa dirasakan, masyarakat juga tidak dapat menonton bareng laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 Prancis versus Inggris di sana.

Otoritas New York awalnya memprakirakan New York akan dilanda hujan deras dan badai petir yang berpotensi mendatangkan banjir pada Sabtu. Peringatan sudah datang sehari sebelumnya.

Nyatanya, hujan deras memang mengguyur New York sejak pagi hari. Sempat mereda pada sore hari, hujan deras kembali datang sekitar pukul 19.40 waktu setempat.

Aktivitas nonton bareng dan semua layanan lainnya di Fan Village baru dapat dinikmati lagi pada Minggu (19/7), atau hari pertandingan final Piala Dunia 2026.

Suporter yang tidak memiliki tiket dapat menyaksikan laga puncak turnamen itu di sana.

Final Piala Dunia 2026 mempertemukan tim nasional Argentina dan Spanyol. Pertandingan tersebut akan berlangsung mulai pukul 15.00 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.

Baik Argentina maupun Spanyol tidak mau mengakhiri turnamen tersebut dengan tangan hampa.

Argentina ingin memenangi laga demi meraih trofi juara Piala Dunia keempat mereka sepanjang sejarah, setelah merebutnya tahun 1978, 1986 dan 2022.

Sementara Spanyol bertekad meraih gelar kampiun keduanya setelah yang pertama pada 2010.

Sepanjang sejarah, sebelum Piala Dunia 2026, kedua tim baru satu kali bertemu dalam turnamen empat tahunan tersebut pada fase grup Piala Dunia 1966.

Pada laga yang berlangsung di Birmingham, Inggris, itu, Argentina menang 2-1. Dua gol mereka dilesakkan Luis Artime, sementara Spanyol memperkecil kedudukan lewat Jose Pirri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemerintah Kota Medan Minta...
Pemkot Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

Pemkot Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

18 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.