Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panen Padi Bangka Selatan Diproyeksi 30.000 Ton pada 2026, Bulog Siap Serap Gabah.

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 13:32 WIB | Oleh:
Panen Padi Bangka Selatan Diproyeksi 30.000 Ton pada 2026, Bulog Siap Serap Gabah. Doc: Antara Foto
Ket. Ilustrasi, Petani Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah saat panen padi sawah

Perum Bulog Cabang Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan potensi panen padi petani di Kabupaten Bangka Selatan selama 2026 mencapai 30.000 ton, sehingga dapat meningkatkan penyerapan gabah kering petani di daerah itu.

"Kita sudah melakukan monitoring dan evaluasi potensi-potensi panen padi di Bangka Selatan tahun ini," kata Kepala Perum Bulog Cabang Bangka, Dimas Wage Tantri di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan hasil monitoring dan evaluasi Bulog Cabang Bangka dan data Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan, potensi panen padi petani selama 2026 mencapai 30.000 ton tersebar di beberapa desa sentra pertanian padi yaitu Desa Pulau Besar, Batu Betumpang, Rias dan Desa Serdang.

"Saat ini petani di Bangka Selatan sudah mulai memasuki panen raya padi, sehingga dapat meningkatkan serapan gabah kering Bulog Bangka tahun ini," katanya.

Ia menyatakan pada tahun ini, Bulog Cabang Bangka mendapatkan target penyerapan gabah kering petani sebanyak 6.600 ton dan hingga Juni 2026 sudah terealisasi sekitar 50 persen lebih dari target yang ditetapkan Bulog Pusat.

"Kita hingga Juni tahun ini telah menyerap 3.300 gabah kering petani dan mudah-mudahan akhir Juli tahun ini akan kembali menyerap 400 ton gabah kering dari Bangka Selatan ini," ujarnya.

Menurut dia saat ini serapan gabah kering berasal dari Kabupaten Bangka Selatan, sementara kabupaten lainnya seperti Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat relatif kecil dan belum bisa mendukung serapan gabah kering Bulog.

"Hasil panen padi petani di kabupaten lainnya masih kecil dan hanya cukup untuk konsumsi keluarga petani di daerah itu. Oleh karena itu, kita dalam penyerapan gabah kering ini memfokuskan di Bangka Selatan," katanya.

Ia menambahkan meski panen padi petani di kabupaten lainnya masih relatif rendah, namun Bulog Cabang Bangka tetap membuka peluang seluas-luasnya bagi petani untuk menyerahkan gabahnya dengan harga Rp6.500 per kilogram ke Bulog.

"Kami tetap melakukan penyerapan gabah kering petani daerah ini hingga 31 Desember tahun ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

UB Kembangkan Bilik Toilet Modular Berbahan Sampah Plastik

25 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
UB Kembangkan Bilik Toilet ...
Megapolitan
Jakarta Sukses Besar Berhas...

Inovasi dan Terobosan untuk Komoditas Cabai

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Inovasi dan Terobosan untuk...

Laskar Mataram Pastikan Tetap Bermarkas di Bantul

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Laskar Mataram Pastikan Tet...
Olahraga
Skuad PSS Sleman Belum Leng...
Event Jakarta Akhir Pekan 18-19 Juli 2026: Ada Flying Trapeze hingga Diskon FJGS

Event Jakarta Akhir Pekan 18-19 Juli 2026: Ada Flying Trapeze hingga Diskon FJGS

17 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.