Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berani Sehat Diminati Masyarakat, 185 Ribu Orang Sudah Terdaftar dan Memanfaatkan Program.

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 14:12 WIB | Oleh:
Berani Sehat Diminati Masyarakat, 185 Ribu Orang Sudah Terdaftar dan Memanfaatkan Program. Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido memberikan keterangan kepada sejumlah pewarta terkait penguatan layanan kesehatan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebutkan sekitar 185 ribu orang telah memanfaatkan program Berani Sehat sejak diluncurkan April 2025 sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido dalam kunjungannya di Morowali, Jumat, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari peran tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program Berani Sehat di seluruh daerah.

“Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan menyukseskan program Berani Sehat. Program ini bahkan mulai menjadi contoh bagi sejumlah provinsi lain, karena cukup menggunakan KTP Sulawesi Tengah untuk memperoleh pelayanan kesehatan,” katanya.

Ia menekankan tenaga kesehatan merupakan ujung tombak keberhasilan program Berani Sehat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas bagi masyarakat.

Hingga Juni 2026, realisasi anggaran program Berani Sehat mencapai sekitar Rp52,4 miliar. Program Berani Sehat merupakan inovasi program Pemprov Sulteng yang bertujuan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat hanya dengan menggunakan identitas kartu tanda penduduk (KTP).

Menurut dia, program ini tidak hanya mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif bagi masyarakat yang berhak, tetapi juga menanggung sejumlah layanan di luar skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Layanan tersebut meliputi pembiayaan visum bagi korban kekerasan, penanganan korban pembegalan, kasus penembakan, hingga penguatan layanan ambulans, termasuk pengangkutan jenazah.

Selain itu, Wagub meminta seluruh puskesmas terus meningkatkan cakupan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya deteksi dini penyakit dan pencapaian target pelayanan kesehatan nasional.

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui renovasi sejumlah puskesmas serta dukungan anggaran daerah untuk memperkuat fasilitas kesehatan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan seluruh tenaga kesehatan terus diperkuat agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.