Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai TNGR Periksa Kelayakan Jalur Pendakian Gunung Rinjani

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 11:55 WIB | Oleh:
Balai TNGR Periksa Kelayakan Jalur Pendakian Gunung Rinjani Doc: ANTARA/HO-TNGR NTB.
Ket. Tim Balai TNGR saat melakukan survey lokasi jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Kamis (19/2).

Mataram -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan survei lokasi jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani dalam rangka peningkatan dan pembangunan sarana maupun prasarana pendakian.

"Ini salah satu upaya untuk peningkatan keselamatan jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani," kata Kepala Balai TNGR NTB Budhy Kurniawan di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan adapun lokasi jalur pendakian yang disurvei di antaranya jalur pendakian Aik Berik, Timbanuh dan Tetebatu.

Selain itu, telah dilakukan survei perencanaan pembangunan sarana pengaman di jalur pendakian Sembalun, Torean dan Senaru.

Kegiatan ini meliputi penentuan titik lokasi pembangunan shelter, pemasangan railing, perbaikan dan penataan jalur, hingga menelusuri sumber mata air, karena air adalah nadi kehidupan di ketinggian terutama di Plawangan Sembalun.

"Kemudian hasil survei tim akan menjadi pedoman utama dalam peningkatan dan pembangunan sarana serta prasarana pendakian," katanya.

Ia mengatakan setiap temuan di lapangan mulai dari kondisi jalur, titik rawan, kebutuhan fasilitas keselamatan, hingga aspek kenyamanan pendaki dicatat dan dianalisis secara menyeluruh.

"Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas perbaikan dan pengembangan fasilitas, agar proses pendakian dapat berlangsung lebih aman, nyaman, tertata, dan tetap memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan," katanya.

Ia mengatakan melalui langkah ini, pengelolaan jalur pendakian tidak dilakukan secara asumsi, melainkan berbasis data dan kondisi riil di lapangan.

"Harapannya, seluruh jalur dapat terus ditingkatkan kualitasnya sehingga mampu memberikan pengalaman pendakian yang lebih baik tanpa mengesampingkan aspek konservasi," katanya.

Di masa penutupan jalur pendakian pada awal 2026 berbagai upaya terus dilakukan sebagai bentuk komitmen Balai Taman Nasional Gunung Rinjani untuk mewujudkan pendakian yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan saat dibuka kembali.

"Karena pendakian yang baik selalu dimulai dari perencanaan yang matang," katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival

BMKG Deteksi 40 Titik Panas di Babel

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Deteksi 40 Titik Panas...
Megapolitan
Warga Bekasi Diingatkan unt...
Nasional
Kemenhub Ungkap 1,35 Juta K...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.