Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kulon Progo Siapkan Geblek Tembus Pasar Nasional dan Internasional.

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 13:50 WIB | Oleh:
Kulon Progo Siapkan Geblek Tembus Pasar Nasional dan Internasional. Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menunjukan produk UKM lokal Kulon Progo, Jumat (17/7).

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menginisiasi langkah strategis untuk mengangkat derajat makanan khas daerah, "geblek", agar mampu menembus pasar nasional hingga mancanegara melalui penguatan inovasi dan riset.

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko di Kulon Progo, Jumat, mengatakan "geblek" bukan sekadar camilan tradisional, melainkan potensi ekonomi yang harus memiliki daya saing tinggi, di mana pemkab tengah berupaya mentransformasi pengelolaan produk tersebut agar memenuhi standar kualitas ekspor.

"Komitmen kami ke depan untuk memajukan UMKM adalah selalu memberikan inovasi dan bekerja sama dengan lembaga riset. Bagaimanapun caranya, geblek harus bisa dijual ke luar daerah, bahkan jika perlu kualitas ekspor. Jangan hanya dinikmati masyarakat lokal saja," ujar Ambar Purwoko.

Ia mengakui bahwa sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kulon Progo memiliki perkembangan yang luar biasa berkat kreativitas dan kemampuan warga setempat. Namun, ia menyadari bahwa tantangan terbesar yang masih dihadapi pelaku usaha adalah pada aspek pemasaran.

Oleh karena itu, Pemkab Kulon Progo berkomitmen untuk memangkas hambatan tersebut melalui program pelatihan berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah secara aktif menjalin kolaborasi dengan pemerintah pusat, termasuk melibatkan jajaran deputi kementerian terkait untuk memberikan pendampingan, inovasi, dan bantuan ide pengembangan produk.

"Komitmen kami adalah terus memberikan pelatihan. Hari ini pun kita mendapat dukungan dari Pak Deputi, serta berbagai inovasi dan ide yang siap kita terapkan. Intinya, kami ingin masyarakat Kulon Progo sejahtera," tambahnya.

Ambar mengatakan Pemkab Kulon Progo juga melakukan transformasi "Bela Beli" menuju "Global". Dalam upaya memajukan ekonomi daerah, Pemkab Kulon Progo melakukan revitalisasi visi ekonomi.

"Jika sebelumnya daerah ini dikenal dengan jargon lokal "Bela Beli Kulon Progo", kini pemerintah setempat mengusung semangat baru yang lebih ambisius, yakni "Lokal, Nasional, to Global"," katanya.

Ambar menilai semangat "Bela Beli" tetap menjadi fondasi, namun harus diperluas jangkauannya agar produk-produk UMKM Kulon Progo tidak hanya jago kandang, tetapi mampu bersaing di pasar global.

"Sekarang kita bikin jargon 'Lokal, Nasional, to Global'. Saatnya Kulon Progo maju, saatnya Kulon Progo panen. Kita ingin produk lokal kita sampai ke Jakarta dan negara-negara lain dengan kualitas yang sudah teruji," jelasnya.

Strategi yang ditempuh pemerintah tidak hanya berfokus pada kemasan atau rasa, tetapi juga pada standardisasi produk agar mampu bertahan lama dalam distribusi jarak jauh. Kolaborasi dengan riset teknologi pangan menjadi salah satu kunci utama agar geblek dapat dipasarkan secara luas tanpa mengurangi cita rasa autentik khas Kulon Progo.

"Langkah Pemkab Kulon Progo ini diharapkan dapat memberikan dampak domino bagi ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat posisi Kulon Progo sebagai salah satu sentra industri kreatif berbasis kuliner tradisional di Indonesia," kata Ambar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tren Olahraga Berbasis Komunitas Diperkuat

1.5 jam yang lalu | Haryo Brono

Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.