Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenapa Lionel Messi Pantas Disebut GOAT?

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 07:22 WIB | Oleh:

Dia memang gagal bersama Paris Saint Germain setelah hanya bisa membuat 32 gol dan 34 assist dari 75 laga selama 2021-2023 bersama klub Prancis itu.

Messi yang sebenarnya terpaksa meninggalkan Barcelona demi mengatasi masalah keuangan yang dihadapi klub Spanyol itu, dan saat bersamaan hanya PSG yang mampu membeli Messi, tidak mendapatkan lingkungan senyaman Barcelona di PSG.

Ini mungkin kelemahan Messi, tidak bisa bersaing dan berkonflik dengan pemain yang egonya sama tinggi dengan dia, terutama Kylian Mbappe.

Namun demikian, setelah dua tahun bersama Inter Miami, pada 2025 dia mempersembahkan Piala MLS pertama dan sekaligus Supporters' Shield pertama Inter Miami. Dia juga menjadi pemain terbaik MLS pada 2024 dan 2025.

Piala MLS setara dengan jura liga dalam konsep kompetisi sepak bola profesional pada umumnya.

Kompetisi sepak bola profesional Amerika Serikat tak mengenal promosi dan degradasi. Sebaliknya, mereka menggunakan sistem playoff pascamusim reguler seperti dalam NBA, untuk menentukan juara liga.

Kalau Supporters' Shield untuk tim yang menjadi tim terbaik selama musim reguler, maka Piala MLS adalah juara sejati MLS setelah melewati playoff. Ini persis seperti NBA.

Dengan mengantarkan Inter Miami menjadi juara liga (Piala MLS), Messi telah menepis anggapan orang bahwa dia hanya bisa sukses di satu klub di Barcelona.

Kini, pencapaian dia dikuatkan dalam Piala Dunia 2026, dengan tetap menjadi pemain paling bersinar dan paling menonjol dalam turnamen FIFA yang pesertanya sudah diperbanyak menjadi 48 tim itu.

Final melawan Spanyol akan semakin memvalidasi Messi sebagai pesepak bola paling istimewa di jagat ini, yang tak luntur oleh usia.
Spanyol, yang menjadi tempatnya membesarkan diri hingga seperti sekarang, akan mendapatkan kehormatan menghadapi Messi.
Kemungkinan besar penampilan Messi akan semenonjol seperti tujuh pertandingan sebelumnya dalam Piala Dunia 2026.
Dia tetap pantas dipredikati GOAT, "greatest of all time", pemain terhebat sepanjang masa. Tak peduli Argentina kalah atau menang dalam final nanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Ekonomi
Rupiah Rawan Tekanan, 17 Ju...
Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.