Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengelola Bromo Evaluasi Keamanan Transportasi Usai Kecelakaan di Jalur Bromo

📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 23:18 WIB | Oleh:
Pengelola Bromo Evaluasi Keamanan Transportasi Usai Kecelakaan di Jalur Bromo Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Lautan Pasir yang berlokasi di Gunung Bromo yang masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Malang, Jawa Timur -- Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memastikan melakukan evaluasi terhadap keamanan transportasi di jalur Gunung Bromo  menyusul insiden kecelakaan tunggal jip wisata yang menyebabkan dua korban meninggal dunia.

"BB TNBTS berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi keselamatan transportasi wisata," kata Pranata Humas BB TNBTS Endrip Wahyutama di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Endrip menjelaskan beberapa poin yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan evaluasi, yakni peningkatan pengawasan kelayakan operasional kendaraan wisata, komitmen pelaku jasa wisata terhadap standar keselamatan, kesiapsiagaan dan koordinasi penanganan keadaan darurat.

Kemudian, menyasar pada mekanisme respons dan evakuasi apabila terjadi insiden di kawasan wisata tersebut.

Pihaknya menegaskan mendukung penuh seluruh proses penanganan yang dilakukan oleh kepolisian dalam mengungkap secara utuh penyebab peristiwa kecelakaan jip wisata itu.

"Sehingga langkah-langkah perbaikan yang diperlukan dapat dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang," kata dia.

BB TNBTS menyampaikan pernyataan duka cita atas terjadinya kecelakaan jip wisata itu.

"Terkait kejadian kecelakaan yang terjadi kami menyampaikan duka cita kepada korban dan keluarga terdampak," ujarnya.

Kecelakaan jip wisata di jalur tujuan Gunung Bromo atau tepatnya di tikungan Letter S yang masuk wilayah Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur terjadi pada Jumat (29/5).

Adapun dua korban yang dinyatakan meninggal dunia adalah sopir jip wisata berinisial MS dan satu wisatawan berinisial YWA.

Selain itu, tiga wisatawan lainnya yang menjadi penumpang jip wisata, yakni ZH, FR dan FNN mengalami luka-luka.

Kepolisian Resor Pasuruan menyatakan kecelakaan bermula ketika jip wisata bernomor polisi BG 1478 EF melaju dari arah utara menuju selatan, saat berada di lokasi kejadian mobil itu menabrak tebing sebelumnya akhirnya terguling.

Polisi menduga kecelakaan yang menewaskan dua korban disebabkan kegagalan fungsi pengereman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.