Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Deli Serdang Sulap Kawasan Sport Center Jadi Sentra Pertanian Terpadu

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Deli Serdang Sulap Kawasan Sport Center Jadi Sentra Pertanian Terpadu Doc: ANTARA/Juraidi
Ket. Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS meninjau kawasan lahan Sport Center Sumatera Utara yang akan dikembangkan sebagai kawasan pertanian terpadu dan agro wisata industri pertanian.

LUBUK PAKAM – Pengembangan kawasan pertanian terpadu menjadi strategi penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

Konsep ini tidak hanya berfokus pada produksi hasil pertanian, tetapi juga mengintegrasikan sektor peternakan, perikanan, pengolahan hasil panen, hingga distribusi dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Dengan pola terpadu, efisiensi produksi dapat meningkat karena pemanfaatan lahan, air, energi, dan limbah menjadi lebih optimal.

Selain meningkatkan produktivitas, kawasan pertanian terpadu juga membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru dan mendorong tumbuhnya usaha berbasis pangan di pedesaan.

Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak karena rantai pasok menjadi lebih pendek dan terorganisasi.

Jika didukung infrastruktur, teknologi, serta akses pembiayaan yang memadai, kawasan pertanian terpadu berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian nasional.

Pemkab Deli Serdang, Sumatera Utara mengembangkan kawasan lahan Sport Center Sumatera Utara di Desa Sena sebagai kawasan pertanian terpadu dan agro wisata industri pertanian.

"Kita ingin kawasan ini menjadi agro wisata industri pertanian yang tertata dan produktif. Masyarakat tetap bisa ikut bekerja sama dengan pengelola,” kata Wakil Bupati Deli Serdang Lomlom Suwondo di Lubuk Pakam, Rabu (27/5).

Sebaiknya Anda baca juga:

Kawasan seluas 140 hektare milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut akan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam skema pinjam pakai guna mendukung program ketahanan pangan serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Berbagai komoditas strategis seperti padi, cabai, bawang, dan sayur-mayur akan dikembangkan di kawasan tersebut melalui konsep pertanian modern yang terintegrasi dengan agro wisata.

Lomlom menegaskan bahwa pengelolaan kawasan tersebut akan dilakukan secara terstruktur oleh pemerintah daerah.

Ia juga memastikan masyarakat sekitar tetap memiliki peluang untuk terlibat dalam pengelolaan kawasan, baik sebagai tenaga kerja maupun bagian dari aktivitas pertanian yang nantinya dikembangkan pemerintah.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah penggarap menyampaikan harapan agar pemerintah memperhatikan kondisi mereka yang selama ini menggantungkan penghasilan dari lahan tersebut.

Mereka mengaku telah mengeluarkan biaya untuk bibit, pengolahan tanah, hingga kebutuhan operasional pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...

Yen Jepang Makin Terperosok Dekati Rekor Terendah

28 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Jepang Makin Terperosok...
Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.