Kenapa Lionel Messi Pantas Disebut GOAT?
📅 Jumat, 17 Jul 2026, 07:22 WIB | Oleh: SriyonoDalam urusan membawa atau mengirim bola dari daerah permainan sendiri untuk menembus pertahanan lawan, Messi tetap super, terutama jika melihat usianya yang sudah uzur untuk sepak bola profesional.
Di bidang ini, Messi hanya kalah dari kiper Inggris Jordan Pickford dan bek tengah Spanyol Aymeric Laporte.
Dengan 154 kali melakukan pergerakan antarlini, Messi melampaui catatan bek tengah Prancis, Dayot Upamecano, yang mencatat 150 manuver.
Fakta dalam usia setua itu Messi masih bisa melepaskan diri dari kawalan pemain-pemain lain yang lebih muda dan lebih kekar, mendribel bola dan menyalurkannya dengan efektif, serta masih klinis di depan gawang lawan, adalah bukti betapa istimewanya Messi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Itu semua juga menunjukkan bahwa dia tetaplah seorang pekerja keras seperti dia saat muda dulu. Jika pun dia melambat, maka haruslah dipahami bahwa tak mungkin orang yang lebih tua bisa lebih cepat dari yang lebih muda.
Hal yang pasti, kerja keras dan totalitasnya selama ini telah menjadi teladan efektif bagi pemain-pemain Argentina lainnya.
Dengan teladan itu pula dia memperoleh respek optimal di dalam tim, yang membantunya mendapatkan rekan-rekan satu tim yang ideal yang bergerak dalam ritme, irama dan visi yang dia inginkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Buktinya, bersama para juniornya yang tak hanya memperlakukannya sebagai sesama pemain tapi juga sebagai pemimpin, Messi malah bisa menjuarai Copa America dan Piala Dunia.
Tim yang bebas dari rasa iri hati dari junior dan akhirnya membentuk tim yang padu dan dalam kohesi tinggi itu membuat tugas Messi dalam meraih trofi menjadi lebih mudah.
Messi telah mendapatkan tim seperti dia dapatkan dari Barcelona dulu, walau mesti menunggu waktu yang lama untuk mendapatkannya.
Baru lima tahun lalu dan empat tahun lalu, pada 2021 dan 2022, dia akhirnya mendapatkan Copa America, dan Piala Dunia, yang sejak debut bersama timnas Argentina pada 2005 tak pernah dia dapatkan.
Tetap yang Terbesar
Banyak orang menganggap dia hanya sukses bersama Barcelona, tetapi gagal bersama tim dan liga lain.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!