Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tetapkan Standar Baru Akurasi Baterai EV, Pasar Mobil Listrik Bekas Makin Transparan

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 06:18 WIB | Oleh:
Tiongkok Tetapkan Standar Baru Akurasi Baterai EV, Pasar Mobil Listrik Bekas Makin Transparan Doc: ANTARA/HO-Humas PLN
Ket. Ilustrasi pengisian energi baterai kendaraan listrik.

BEIJING - Tiongkok mengungkap rincian persyaratan implementasi standar nasional yang direkomendasikan GB/T 46991.1-2025, yang mengatur tingkat akurasi dan daya tahan sistem tampilan kesehatan baterai kendaraan listrik penumpang ringan.

Laman Carnewschina, Senin (3/8) waktu setempat melaporkan, dokumen tersebut menetapkan batas perbedaan antara status energi baterai yang tersedia (available energy) yang ditampilkan pada panel instrumen kendaraan dengan hasil pengukuran sebenarnya.

Selain itu, standar ini juga menetapkan acuan daya tahan baterai berdasarkan usia kendaraan dan jarak tempuh.

GB/T 46991.1-2025 dikembangkan di bawah arahan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) serta Administrasi Standardisasi China (SAC), dengan masukan teknis dari tim ahli penyusun yang dipimpin Yu Yang.

Standar ini berlaku untuk kendaraan listrik penumpang ringan dan diklasifikasikan sebagai standar nasional yang bersifat rekomendasi, bukan regulasi keselamatan yang wajib dipatuhi.

Salah satu ketentuan utama dalam standar ini mengatur akurasi informasi kesehatan baterai yang ditampilkan kepada pengemudi. Dokumen tersebut mendefinisikan State of Available Energy (SOCE) sebagai perbandingan antara energi yang masih dapat digunakan pada baterai saat ini dengan energi yang tersedia pada baterai kendaraan saat masih baru.

Berbeda dengan State of Charge (SOC) yang menunjukkan sisa energi baterai saat kendaraan digunakan, SOCE dirancang untuk mencerminkan kemampuan baterai dalam mempertahankan kapasitasnya dalam jangka panjang.

Sesuai ketentuan, penyimpangan relatif antara nilai SOCE yang ditampilkan kendaraan dan hasil pengukuran fisik tidak boleh melebihi lima persen. Artinya, nilai yang ditampilkan pada kendaraan tidak boleh berbeda lebih dari lima persen dibandingkan hasil pengukuran sebenarnya.

Ketentuan ini menjadi acuan dalam membandingkan informasi kesehatan baterai yang ditampilkan dengan kapasitas baterai yang terukur.

Virtual Mileage

GB/T 46991.1-2025 juga mengatur konsumsi energi baterai yang terjadi di luar kondisi berkendara normal. Standar ini mewajibkan konsumsi daya saat kendaraan tidak digunakan untuk berkendara, termasuk energi yang dipakai oleh sistem kendaraan ketika parkir atau saat mengoperasikan berbagai aksesori, untuk dikonversi menjadi Virtual Mileage.

Virtual Mileage mengubah konsumsi energi di luar aktivitas berkendara menjadi jarak tempuh ekuivalen berdasarkan tingkat konsumsi energi kendaraan. Nilai yang ditampilkan harus memiliki penyimpangan relatif maksimal tiga persen dibandingkan hasil pengukuran.

Ringkasan dokumen yang dipublikasikan kepada publik tidak menjelaskan secara rinci kondisi pengujian untuk setiap skenario, termasuk penggunaan aksesori dengan beban berbeda atau konsumsi daya saat kendaraan dalam kondisi diam.

Target daya tahan baterai

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.