Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petenis Unggulan Bertumbangan di Montreal Masters

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 06:14 WIB | Oleh:
Petenis Unggulan Bertumbangan di Montreal Masters Doc: Minas Panagiotakis/Getty Images/AFP
Ket. Petenis Alexander Zverev dari Jerman bereaksi saat menghadapi Tallon Griekspoor dari Belanda dalam pertandingan babak kedua nomor tunggal pada hari keempat turnamen ATP 1000 National Bank Open yang dipersembahkan oleh Rogers di Stade IGA pada 5 Agustus 2026 di Montreal, Quebec, Kanada.

MONTREAL - Turnamen ATP Masters 1000 Montreal belum benar-benar memasuki putaran utama, namun begitu lanskap persaingannya sudah berubah drastis. Dalam rentang beberapa jam, turnamen kehilangan dua unggulan teratas. Alexander Zverev tersingkir secara mengejutkan dalam laga perdananya. Sedangkan Felix Auger-Aliassime mengundurkan diri akibat cedera punggung. Bersamaan dengan absennya Jannik Sinner dan Novak Djokovic sejak awal, Montreal praktis kehilangan hampir seluruh magnet utamanya.

Kekalahan Zverev menjadi kejutan terbesar. Juara Prancis Terbuka sekaligus finalis Wimbledon itu ditundukkan Tallon Griekspoor 6-7 (3/7), 6-2, 6-4. Hasil laga yang berlangsung Kamis (6/8) dini hari WIB tersebut bukan sekadar kemenangan sensasional bagi petenis Belanda peringkat 69 dunia. Ini juga mengakhiri ekspektasi bahwa Zverev akan memanfaatkan Montreal sebagai ajang mengembalikan ritme setelah gagal mengangkat trofi Wimbledon.

Sepanjang musim 2026, Zverev tampil sebagai salah satu pemain paling konsisten. Dia menembus semifinal Australia Terbuka, Indian Wells, Miami, Monte Carlo, dan Munich, mencapai final Madrid, lalu menjuarai Roland Garros sebelum menjadi runner-up di Wimbledon. Karena itu, kekalahan pada pertandingan pertama menunjukkan bahwa transisi dari musim lapangan rumput ke lapangan keras tidak selalu berjalan mulus, bahkan bagi pemain elite.

“Sejujurnya saya tidak menyangka bermain seburuk ini. Mungkin ini pertandingan terburuk saya musim ini,” ujar Zverev. Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan yang dihadapinya bukan semata kualitas lawan, melainkan juga hilangnya ritme permainan setelah jeda usai Wimbledon.

Sebaliknya, Griekspoor memanfaatkan setiap celah. Setelah kehilangan set pertama melalui tie-break, ia tampil lebih agresif, menjaga intensitas reli, dan memaksa Zverev melakukan banyak kesalahan sendiri. Kemenangan itu menjadi bukti bahwa perbedaan peringkat semakin sulit dijadikan ukuran mutlak di level Masters 1000.

“Saya sempat beberapa kali hampir menyerah musim ini, tetapi terus bekerja keras. Rasanya memang sudah waktunya meraih kemenangan besar,” kata Griekspoor. Di sisi lain, mundurnya Auger-Aliassime menjadi pukulan bagi turnamen. Bermain di kota kelahirannya, petenis Kanada itu diproyeksikan menjadi pusat perhatian publik setelah absennya Sinner dan Djokovic. Namun cedera punggung yang muncul saat latihan memaksanya menyerah bahkan sebelum memasuki lapangan.

“Saya mencoba melakukan pemanasan, tetapi saya bahkan tidak bisa melakukan servis. Mustahil bagi saya untuk bertanding,” ungkapnya. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Daerah
Mahasiswa ITS Bikin Penyang...
Advertisement
WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.