Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Sebut Ada 16.000 Relawan Asing dari 72 Negara di Garis Depan Perang, Amerika Latin Terbesar

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Ukraina Sebut Ada 16.000 Relawan Asing dari 72 Negara di Garis Depan Perang, Amerika Latin Terbesar Doc: Istimewa
Ket. Ombudsman Ukraina membentuk kelompok kerja khusus yang bertugas mengawal berbagai permasalahan yang dihadapi relawan asing sepanjang masa dinas mereka. Penanganan mencakup persoalan gaji, dukungan logistik dan perlengkapan, layanan kesehatan, hingga proses pemberian status veteran tempur bagi para sukarelawan.

KYIV - Ukraina mengungkapkan bahwa hingga kini sekitar 16.000 relawan asing masih bertugas bersama Angkatan Pertahanan Ukraina untuk menghadapi invasi Rusia. Para sukarelawan tersebut berasal dari sedikitnya 72 negara, dengan hampir 40 persen di antaranya berasal dari kawasan Amerika Latin.

Dari Militarnyi, data tersebut disampaikan Ombudsman Militer Ukraina, Olha Reshetylova, dalam pertemuan para kepala misi diplomatik Ukraina di luar negeri. Menurutnya, besarnya partisipasi relawan internasional menunjukkan masih kuatnya dukungan dari berbagai negara terhadap upaya pertahanan Ukraina.

Reshetylova menjelaskan, sejak Kantor Ombudsman Militer mulai beroperasi pada 27 Januari 2026, pihaknya telah menerima lebih dari 300 pengaduan yang diajukan oleh relawan asing, anggota keluarga mereka, maupun perwakilan resmi.

Untuk menangani persoalan tersebut, kantor ombudsman membentuk kelompok kerja khusus yang bertugas mengawal berbagai permasalahan yang dihadapi relawan asing sepanjang masa dinas mereka. Penanganan mencakup persoalan gaji, dukungan logistik dan perlengkapan, layanan kesehatan, hingga proses pemberian status veteran tempur bagi para sukarelawan.

Salah satu negara penyumbang relawan terbesar adalah Kolombia. Namun, jumlah warga Kolombia yang memutuskan bergabung ke Ukraina berpotensi berubah setelah pemerintah negara itu pada April lalu menetapkan kenaikan gaji bagi personel militer.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah Kolombia menaikkan gaji prajurit, perwira, dan bintara sebesar 7 persen, lebih tinggi dibandingkan tingkat inflasi 2025 yang mencapai 5,1 persen. Kebijakan itu dinilai dapat mengurangi minat sebagian personel militer atau mantan prajurit Kolombia untuk menjadi relawan di Ukraina karena kesejahteraan mereka di dalam negeri meningkat.

Meski demikian, hingga saat ini ribuan relawan dari puluhan negara masih menjadi bagian dari Legiun Internasional dan terus bertugas mendampingi pasukan Ukraina di berbagai sektor pertempuran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Nasional
Fasilitas Mewah Ditemukan d...
Nasional
Pimpinan DPR Terima Audiens...
Luar Negeri
Lippo Diperiksa KPK Terkait...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.