Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10 Fakta RUU Hak Cipta, Pasal Penjara 12 Tahun Disebut Bisa Bungkam Kebebasan Pers hingga Ancam Kelompok Rentan

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 10:15 WIB | Oleh:

Menariknya, revisi UU Hak Cipta awalnya tidak berkaitan dengan isu kebebasan berekspresi.

Pembahasan dimulai setelah polemik royalti antara pencipta lagu Ari Bias dan penyanyi Agnes Monica pada akhir 2023.

Selanjutnya DPR mengusulkan revisi untuk memperbaiki sistem royalti, perlindungan karya digital, pengelolaan LMK, hingga pengaturan karya berbasis kecerdasan buatan (AI).

10. DPR Masih Buka Peluang Revisi Isi Draf

Wakil Ketua Baleg DPR Martin Manurung mengatakan pembahasan RUU Hak Cipta belum final.

Baleg masih mempertimbangkan menggelar rapat dengar pendapat umum guna menyerap masukan dari berbagai pihak sebelum pembahasan resmi bersama pemerintah dimulai.

Hal ini membuka peluang agar pasal-pasal yang menuai kontroversi dapat dievaluasi sebelum RUU Hak Cipta disahkan menjadi undang-undang.

Dengan masih berlangsungnya proses legislasi, berbagai organisasi masyarakat sipil berharap DPR dan pemerintah benar-benar mempertimbangkan masukan publik. Mereka menilai perlindungan terhadap hak cipta seharusnya tidak mengorbankan kebebasan pers, kebebasan berekspresi, maupun hak masyarakat untuk menyampaikan kritik dalam negara demokrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Luar Negeri
Tailan Tuding Kamboja Cari ...
Luar Negeri
PBB Serukan Tindakan Mendes...
Megapolitan
Korban Pungli Diganti Dua K...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.