Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah Ada Kelangkaan di Sumut, Sampai Libatkan Polisi untuk Mendistribusikan BBM

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 11:39 WIB | Oleh:
Apakah Ada Kelangkaan di Sumut, Sampai Libatkan Polisi untuk Mendistribusikan BBM Doc: ist
Ket. distribusi bbm libatkan polisi

MEDAN – Masyarakat bertanya-tanya apakah terjadi kelangkaan BBM di Sumut? Sebab Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara harus terlibat dengan mengerahkan personel terlatih dalam membawa truk tangki guna mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Kami menyiapkan tambahan 10 personel Polri untuk membantu sebagai pengemudi kendaraan tangki BBM," ujar Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumut Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri di Medan, Kamis.

Dwi mengatakan, tindakan tersebut merupakan langkah sementara agar distribusi BBM tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Personel yang diterjunkan seluruhnya telah mengikuti pelatihan khusus mengemudikan kendaraan tangki BBM, sehingga memahami prosedur keselamatan standar operasional dalam proses distribusi.

"Anggota yang kami siapkan sudah memiliki kualifikasi dan pernah mengikuti pelatihan. Jadi bukan karena bisa mengemudikan truk kemudian langsung ditugaskan, tapi memang sudah dibekali kemampuan untuk mengoperasikan kendaraan tangki BBM," ucapnya.

Pelatihan tersebut telah dilaksanakan sejak digelar penanganan gangguan distribusi BBM akibat bencana alam di wilayah Sibolga, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan pada 2025.

"Pengalaman tersebut membuat personel siap diterjunkan sewaktu-waktu ketika dibutuhkan untuk membantu kelancaran distribusi energi," katanya.

Pengerahan personel itu, kata dia, berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara, serta jajaran Polda Sumut, salah satu kendala distribusi BBM disebabkan berkurangnya jumlah awak mobil tangki (AMT).

Pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan Pertamina, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.

"Kami akan terus mendukung setiap langkah percepatan distribusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik," ucap Kombes Dwi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.