Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjelang Karnaval, Penerbangan ke Banyuwangi Mulai Meningkat

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 11:43 WIB | Oleh:
Menjelang Karnaval, Penerbangan ke Banyuwangi Mulai Meningkat Doc: ist
Ket. meningkatkan kursi penerbangan

BANYUWANGI – Banyuwangi memiliki satu agenda wisata yang berdaya tarik tinggi, karnaval. Saat ini menjelang karnaval menurut pengelola Bandara Banyuwangi, Jawa Timur tingkat keterisian kursi penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi meningkat mencapai 90 persen. Ini terjadi menjelang penyelenggaraan karnaval kolosal Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang akan digelar pada hari Sabtu (18/7).

General Manajer Bandara Banyuwangi Mohamad Holik Muardi di Banyuwangi, Jumat, mengatakan peningkatan perjalanan udara mulai terjadi sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan agenda tahunan tersebut dan tingkat keterisian kursi penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi hampir penuh.

"Menjelang pelaksanaan BEC 2026 kami mencatat adanya peningkatan permintaan perjalanan udara, dan bahkan okupansi penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi telah mencapai sekitar 90 persen," ujarnya.

Holik menyebutkan, Bandara Banyuwangi mencatat pada Rabu (15/7) jumlah penumpang yang tiba dari Jakarta mencapai 176 orang, dan pada Kamis (16/7), penumpang dari Jakarta tercatat sebanyak 167 orang.

"Kami memperkirakan jumlah penumpang masih akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan BEC 2026," katanya.

Menurut Holik, tingginya okupansi penerbangan menjadi tanda positif Banyuwangi Ethno Carnival semakin dikenal sebagai salah satu agenda wisata nasional yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Ia juga menilai peningkatan mobilitas penumpang juga memberikan dampak langsung terhadap sektor transportasi udara sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

"BEC memberikan dampak positif terhadap sektor transportasi udara dan perekonomian daerah," kata Holik.

Agenda BEC 2026 menyuguhkan parade spektakuler kostum etnik dengan tema "Perang Bayu", yang merupakan sebuah kisah heroik warga Banyuwangi melawan penjajahan Belanda di abad ke-18 dan menjadi sejarah berdirinya Banyuwangi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

Mahasiswa di Malang Tewas Ditusuk Teman Asrama, Pelaku Ditangkap

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa di Malang Tewas D...
Daerah
Memperkuat Upaya Mitigasi P...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.