Piala Dunia 2026: Inggris Kompak Redam Isu Perselisihan Internal Jelang Laga Sengit Kontra Argentina
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 00:02 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraATLANTA – Timnas Inggris menegaskan tetap solid dan tidak terpengaruh berbagai spekulasi yang berkembang menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 menghadapi Argentina. Bek Ezri Konsa memastikan skuad The Three Lions memilih menutup telinga terhadap berbagai isu dari luar dan fokus penuh menghadapi pertandingan yang akan digelar Kamis (17/7) pukul 02.00 WIB.
Spekulasi mengenai kondisi ruang ganti Inggris mencuat setelah kemenangan dramatis 2-1 atas Norwegia melalui babak perpanjangan waktu di perempat final. Seusai pertandingan, muncul perbedaan pandangan antara pelatih Thomas Tuchel dan gelandang Jude Bellingham terkait penampilan tim.
Tuchel mengaku kurang puas dengan performa anak asuhnya, sedangkan Bellingham, yang mencetak dua gol kemenangan, menilai pelatihnya mungkin belum sepenuhnya memahami beratnya bermain dalam kondisi pertandingan tersebut menghadapi lawan yang tangguh.
Namun, Konsa menegaskan perbedaan pendapat itu sama sekali tidak memengaruhi keharmonisan tim.
"Bagi kami, suara-suara dari luar akan selalu ada. Yang terpenting adalah mampu mengabaikannya. Kami sudah lama berada di dunia sepak bola dan memahami konsekuensinya. Kami memiliki kelompok pemain yang sangat baik, semuanya bersatu, dan tidak ada masalah apa pun," ujar Konsa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal senada diungkapkan bek Marc Guehi. Menurutnya, kehadiran Tuchel justru membawa energi positif dan memperkuat rasa kebersamaan di dalam skuad.
"Dia membawa banyak hal, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia berhasil membangun skuad yang memiliki rasa kebersamaan dan keyakinan yang sangat kuat terhadap apa yang sedang kami lakukan. Semua pemain berada di belakangnya," ujar Guehi.
Bek Crystal Palace itu bahkan menilai kekompakan Inggris saat ini merupakan yang terbaik sejak ia bergabung dengan tim nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sejujurnya, saya rasa belum pernah ada momen ketika kami sebegitu kompaknya. Setelah pertandingan melawan Norwegia, justru semua itu membuat kami semakin bersatu."
Dalam konferensi pers terpisah di Atlanta Stadium, Thomas Tuchel mengaku senang mendengar para pemain memuji kebersamaan yang terbangun di dalam skuad.
Menurut pelatih asal Jerman tersebut, fondasi utama kesuksesan tim bukan hanya kualitas individu, melainkan semangat kolektif.
"Saya hanya ingin menegaskan kembali keyakinan bahwa sepak bola pada dasarnya adalah tentang kebersamaan dan kerja tim. Bukan hanya kami, saya pikir seluruh Piala Dunia menunjukkan bahwa para pemain bintang bersedia mengutamakan tim, semangat kolektif, dan bermain demi negaranya," kata Tuchel.
Ia juga memuji mentalitas para pemain Inggris yang selalu berjuang hingga peluit akhir. "Tim ini selalu siap memberikan segalanya di setiap pertandingan dan tidak pernah menyerah. Itulah karakter utama tim kami, dan itu membuat saya sangat bangga."
Laga melawan Argentina akan menjadi ujian terbesar Inggris dalam upaya mencapai final Piala Dunia 2026. Jika berhasil menyingkirkan sang juara bertahan, The Three Lions akan menghadapi Spanyol, yang lebih dulu memastikan tiket final setelah menundukkan Prancis 2-0 pada semifinal lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!