Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Masalah Sampah, Pemkot Pariaman Anggarkan Rp2,1 Miliar Beli Armada Baru

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Atasi Masalah Sampah, Pemkot Pariaman Anggarkan Rp2,1 Miliar Beli Armada Baru Doc: ANTARA/Aadiaat M. S.
Ket. Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman Muhammad Arif Gunawan.

PARIAMAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,1 miliar dari APBD 2026 untuk pengadaan sejumlah armada pengangkut sampah baru guna memperkuat sistem pengelolaan kebersihan di wilayah tersebut, Rabu (15/7). 

"Dianggarkan sebanyak itu tapi realisasi anggarannya berlebih, seperti mobil pick up dananya bersisa sedikit dan becak motor hanya separuhnya direalisikan dananya," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman Muhammad Arif Gunawan, di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan dengan penambahan armada tersebut maka dapat membantu penanganan sampah di Pariaman karena sarana pengangkut sampah yang dioperasikan saat ini sudah dimakan usia sehingga banyak yang rusak.

Ia menyebutkan saat ini Pariaman hanya mengoperasikan tiga unit dump truk dan satu truk pengangkut atau 'arm roll'.

Sedangkan armada yang sedang berada di bengkel untuk proses perbaikan yaitu tiga unit dump truk dan satu unit truk pengakut.
Oleh karena itu, ia melanjutkan, pada tahun ini Pemkot Pariaman membeli dua unit becak motor, dua unit mobil pick up, dua unit dump truk, dan satu unit truk pengangkut.

"Yang sudah tiba becak motor, dan pick up sedangkan dump truk dan truk 'arm roll' sedang proses," katanya.

Ia menjelaskan pengadaan becak motor untuk mengangkut sampah yang ada di rumah-rumah warga sedangkan mobil pick up sebagai reaksi cepat ketika menerima laporan adanya penumpukan sampah di suatu lokasi.

Ia menyampaikan dengan penambahan armada tersebut maka dapat membantu pengelolaan sampah di Pariaman karena daerah itu memproduksi sampah mencapai 56 ton per hari.

"Sampah tersebut berasal dari sumber sampah di Pariaman, mulai dari rumah tangga, perniagaan, perkantoran, dan lainnya," ujarnya.

Arif mengatakan Pemkot Pariaman saat ini juga sedang melakukan pembenahan di tempat pembuangan akhir (TPA) sesuai dengan aturan yang diterapkan pemerintah pusat.

Ia meminta masyarakat untuk mulai memilah sampah guna mempermudah pengelolaan yang dilakukan pemerintah daerah itu. Pemkot Pariaman juga meminta masyarakat untuk tidak membuang atau membakar sampah sembarangan karena dapat merusak lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Daerah
Lahan Gambut Kalsel Terbaka...
Rona
Kuliner Khas Madura: Nasi S...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.