Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nama Haaland Jadi Tren, Ratusan Bayi Baru Lahir di Peru Gunakan Namanya

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Nama Haaland Jadi Tren, Ratusan Bayi Baru Lahir di Peru Gunakan Namanya Doc: FIFA.com
Ket. Erling Haaland (tengah)

JAKARTA - Popularitas Erling Haaland di Piala Dunia 2026 rupanya tak hanya terasa di Norwegia saja. Di Peru, ratusan orang tua memilih memberi nama bayi mereka mengikuti nama penyerang andalan Norwegia tersebut.

Melansir dari AFP, Berdasarkan data registrasi identitas nasional Peru, sebanyak 468 bayi tercatat menggunakan nama belakang Haaland. Sementara itu, 91 bayi lainnya didaftarkan dengan nama lengkap Erling Haaland.

Fenomena tersebut terjadi seiring penampilan impresif Haaland bersama Norwegia di Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 25 tahun itu sudah mencetak tujuh gol dari empat pertandingan dan menjadi sosok penting di balik perjalanan bersejarah timnya.

Haaland juga mencetak dua gol saat Norwegia menyingkirkan Brasil pada babak sebelumnya. Kemenangan itu sekaligus membawa Norwegia melangkah ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Juru bicara registrasi identitas Peru, Ivan Torres, mengatakan nama para bintang sepak bola kerap menjadi inspirasi bagi masyarakat. Menurut dia, jumlah bayi yang diberi nama Haaland meningkat tajam sejak Piala Dunia dimulai.

Tren tersebut semakin melonjak setelah Norwegia memastikan tempat di babak delapan besar. Torres bahkan berseloroh bahwa kini "Haaland juga orang Peru".

Fenomena memberi nama anak berdasarkan pesepak bola ternama sebenarnya bukan hal baru di negara Amerika Selatan tersebut. Hingga kini, tercatat ada 3.402 warga Peru yang menggunakan nama Messi, termasuk 292 orang dengan nama lengkap Lionel Messi.

Selain itu, sebanyak 1.185 warga Peru tercatat menggunakan nama Cristiano Ronaldo. Nama Yamal yang terinspirasi dari bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, juga digunakan oleh 1.241 orang.

Namun, nama pesepak bola yang paling populer di Peru masih dipegang Neymar. Tercatat lebih dari 33 ribu warga negara tersebut menggunakan nama yang terinspirasi dari penyerang Brasil itu. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

23 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.