Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Tegaskan MPLS Bebas Perpeloncoan

📅 Senin, 13 Jul 2026, 17:43 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Tegaskan MPLS Bebas Perpeloncoan  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di seluruh sekolah harus berlangsung tanpa praktik perpeloncoan maupun kekerasan dalam bentuk apa pun.

Menurut Wali Kota Farhan, MPLS selama lima hari harus difokuskan sebagai kegiatan orientasi dan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru.

"Perpeloncoan tidak boleh, sama sekali tidak boleh. MPLS hanya untuk pengenalan sekolah," tegasnya saat meninjau pelaksanaan MPLS di sejumlah sekolah di Kota Bandung, Senin (13/7).

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat upaya pencegahan bullying sejak dini. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) yang telah mendapatkan pelatihan dari para psikolog.

Pelatihan tersebut akan dievaluasi efektivitasnya selama satu semester untuk melihat dampaknya terhadap penanganan kasus kekerasan dan perundungan di sekolah.

"Salah satu yang kita cegah adalah berkembangnya budaya kekerasan atau budaya bullying di kalangan anak-anak sekolah. Ini harus dicegah sejak awal," kata dia.

Selain itu, Pemkot Bandung akan melanjutkan Program Penguatan Pendidikan Karakter bagi siswa kelas IX dengan pendekatan bela negara yang melibatkan instruktur dari TNI dan Polri setiap hari Jumat.

Program tersebut telah dimulai sejak tahun 2025 dan menyasar remaja yang dinilai berada pada fase pencarian jati diri sehingga membutuhkan pendampingan karakter yang lebih kuat.

Wali Kota Farhan juga menyebut pendidikan karakter akan dipadukan dengan pendekatan psikologi modern.

Pemerintah akan mengevaluasi keberadaan psikolog klinis di 12 puskesmas untuk memperkuat layanan kesehatan mental bagi pelajar.

Menurut dia, hasil pemeriksaan kesehatan gratis menunjukkan adanya kecenderungan meningkatnya persoalan kesehatan mental pada anak-anak, mulai dari stres ringan hingga depresi.

Selain itu, ditemukan pula risiko peningkatan konsumsi gula, lemak, dan karbohidrat yang berpotensi memicu diabetes di masa depan.

Karena itu, Pemkot Bandung tengah mengkaji penambahan frekuensi pelajaran olahraga menjadi tiga kali dalam seminggu guna mendorong anak lebih aktif bergerak dan membangun pola hidup sehat sejak usia sekolah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.