Di Momentum HUT RI, PTPN I (Persero) Perluas Akses Pasar UMKM Binaan
📅 Senin, 17 Agu 2026, 16:18 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasJAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui pelibatan ratusan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan di seluruh wilayah operasional perusahaan.
Program yang dilaksanakan serentak di Regional dan Unit Wilayah Kerja PTPN I di Sumatera, Jawa, dan Maluku tersebut diwujudkan melalui penyediaan stan promosi sekaligus pembelian produk UMKM untuk dibagikan kepada karyawan yang mengikuti upacara bendera dan berbagai perlombaan HUT Ke-81 RI.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PTPN I dalam membuka akses pasar bagi UMKM sekaligus memastikan momentum perayaan kemerdekaan memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.
Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras, mengatakan UMKM merupakan mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, perusahaan tidak hanya memberikan ruang promosi, tetapi juga membantu menciptakan kepastian pasar melalui penyerapan produk UMKM.
“UMKM adalah mitra tumbuh PTPN I. Pada momentum kemerdekaan ini, kami tidak hanya memberikan ruang promosi, tetapi juga memastikan produk mereka terserap pasar. Inilah cara kami menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat langsung dirasakan para pelaku usaha,” ujar Rivai di Kantor Head Office PTPN I, Jakarta, Senin (17/8).
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rivai, pemberdayaan UMKM melalui akses pemasaran dan pembelian produk merupakan agenda yang secara konsisten dilakukan PTPN I dalam setiap momentum HUT Kemerdekaan RI. Tahun ini, rata-rata UMKM peserta mampu membukukan omzet sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta dalam satu hari kegiatan.
“Ini menunjukkan bahwa kolaborasi BUMN dengan UMKM dapat menciptakan dampak ekonomi yang konkret sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha,” kata Rivai.
Produk yang dipasarkan beragam, mulai dari kuliner khas daerah, makanan dan minuman, kerajinan tangan, hingga produk olahan hasil pertanian dan perkebunan. Tingginya antusiasme karyawan membuat sebagian produk UMKM bahkan habis terjual sebelum rangkaian kegiatan berakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah seorang pelaku UMKM kuliner binaan PTPN I, Acong, mengatakan program tersebut memberikan manfaat langsung terhadap penjualan sekaligus memperluas pengenalan produknya.
“Ini kali ketiga saya mengikuti Gebyar UMKM PTPN I. Biasanya dagangan habis sore hari, tetapi kali ini sebelum pukul 10.30 WIB seluruh produk sudah ludes. Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan PTPN I,” ujar Rivai.
Hal senada disampaikan Udin, pelaku UMKM siomay binaan PTPN I Regional 7 asal Bandar Lampung, serta Sugeng, pelaku UMKM asal Surabaya yang berpartisipasi dalam kegiatan di Regional 5. Keduanya menilai penyediaan stan, promosi, dan dukungan pembelian produk membantu meningkatkan penjualan sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Melalui kegiatan tersebut, PTPN I menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat. Pemberdayaan UMKM menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperluas akses pasar, mendorong pertumbuhan usaha, dan memperkuat ekonomi nasional.
Bagi PTPN I, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuan menciptakan nilai dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!