Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri P2MI Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Pekerja Migran

📅 Senin, 17 Agu 2026, 14:58 WIB | Oleh:
Menteri P2MI Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Pekerja Migran Doc: Humas Kementerian P2MI
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin

JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menegaskan pekerja migran merupakan bagian penting dari kekuatan ekonomi bangsa. Pesan tersebut disampaikan Mukhtarudin dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8).

Menurut dia, momentum kemerdekaan menjadi pengingat penting bagi negara untuk terus melindungi. Serta, memberdayakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di berbagai negara.

Pemerintah mengusung tema HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 2026, yakni "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Tema tersebut mencerminkan arah pembangunan nasional yang menekankan kemandirian, pemerataan keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.

Mukhtarudin mengatakan semangat kemerdekaan harus dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk para pekerja migran yang tengah berjuang mencari nafkah di luar negeri.

"Atas nama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, saya mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai energi untuk terus membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Mukhtarudin dalam keterangan persnya.

Mukhtarudin menyampaikan, Kementerian P2MI terus memperkuat tata kelola penempatan, perlindungan hukum. Serta pemberdayaan ekonomi bagi pekerja migran dan keluarganya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan PMI memperoleh hak, perlindungan serta kesempatan yang setara selama menjalankan pekerjaan di luar negeri.

"Hari Kemerdekaan adalah pengingat bahwa negara harus hadir untuk seluruh rakyatnya tanpa terkecuali. Pekerja Migran Indonesia adalah pejuang ekonomi bangsa," kata dia.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum memperkuat persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan global. "Dengan persatuan, kerja keras, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat, kita optimistis Indonesia semakin kuat, mandiri, berdaulat, adil, dan makmur,” kata Mukhtarudin.

Mukhtarudin berharap semangat kemerdekaan terus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia. Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini untuk terus melangkah maju, memperkuat kolaborasi, dan memastikan seluruh PMI terlindungi dari hulu hingga hilir," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Pemkot Bandung Tertibkan 20...

Dinkes Tangerang Waspadai Influenza Tipe A pada Anak

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes Tangerang Waspadai I...

Pemkot Tangerang Perkuat Ekosistem Olahraga

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perkuat Ek...
Advertisement
Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.