BPBD Pastikan Gempa Magnitudo 5,4 di Buol Tidak Berpotensi Tsunami
📅 Minggu, 12 Jul 2026, 23:53 WIB | Oleh: Tim PenulisBuol - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah memastikan gempa bumi dengan magnitudo 5,4 yang melanda daerah itu tidak berpotensi tsunami.
"Insya Allah kita aman dan tidak terjadi tsunami. Namun juga masih tetap waspada dan tidak panik serta benda-benda berharga tetap diamankan," kata Kepala Pelaksana BPBD Buol Moh Kachfi di Buol, Minggu.
Ia mengemukakan gempa bumi tersebut terjadi pada Minggu malam pukul 21.46 WITA dengan magnitudo 5,4 dan kedalaman 37 kilometer arah timur laut Buol.
Episenter gempa berada pada koordinat 1,31 derajat Lintang Utara dan 121,36 derajat Bujur Timur atau sekitar 37 kilometer timur laut Buol, Sulawesi Tengah. Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami.
Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia meminta pemerintah desa dan kecamatan untuk meningkatkan koordinasi dan segera melaporkan kerusakan yang diakibatkan gempa bumi tersebut.
"Insya Allah wilayah kita aman dan mari kita pulang ke rumah masing-masing, namun tetap waspada, karena kita tidak tahu kapan terjadi gempa susulan. Tapi pada intinya Insya Allah tidak akan terjadi yang namanya tsunami di Kabupaten Buol," sebutnya.
Sementara itu BMKG melaporkan gempa bumi di Kabupaten Buol merupakan jenis gempa tektonik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.
Hingga saat ini BPBD Kabupaten Buol masih melakukan pendataan kerusakan akibat gempa bumi tersebut.
“Saat ini warga mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi akibat kepanikan setelah gempa terjadi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah Asbudianto dalam laporannya di Palu, Minggu malam.
Ia mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol bersama Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah sedang melakukan asesmen di lapangan.
Sementara itu, jumlah warga terdampak, pengungsi, korban, maupun kebutuhan mendesak hingga saat ini masih dalam pendataan.
Ia mengatakan, selain menyebabkan kepanikan warga yang memilih mengungsi ke daerah lebih tinggi, padamnya aliran listrik juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah pascagempa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!