Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Papan Pintar Mendukung Guru untuk Menciptakan Pembelajaran Interaktif

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Papan Pintar Mendukung Guru untuk Menciptakan Pembelajaran Interaktif Doc: Antara
Ket. Sekretaris Disdikbud Natuna Nasria.

Natuna - Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menyebut smart board atau papan pintar telah mendukung guru di daerah perbatasan itu menciptakan pembelajaran interaktif serta memperkuat transformasi pendidikan digital.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna Nasria di Natuna, Sabtu, mengatakan pada 2025 Pemkab Natuna menerima bantuan 116 papan pintar dari Pemerintah Pusat.

Bantuan itu diperuntukkan bagi empat taman kanak-kanak (TK), 84 sekolah dasar (SD), 28 unit sekolah menengah pertama (SMP) dan telah diserahkan. Tujuan kehadiran perangkat itu untuk meningkatkan kualitas belajar dan kompetensi peserta didik.

"Dari hasil pemantauan kami smart board telah digunakan oleh sekolah dan mempermudah pendidik mengajar," ucapnya.

Ia menjelaskan teknologi itu memudahkan guru menyampaikan materi serta membantu siswa memahami konsep sulit, karena tampilan atau metode belajar yang diterapkan lebih menarik dan jelas. Penggunaan smart board juga dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar serta keterlibatan siswa di kelas.

Selain itu, smart board guru juga dapat menghemat waktu dengan menyimpan materi digital dan melakukan evaluasi lebih mudah.

"Misalnya dalam pelajaran IPA, guru dapat menampilkan gambar hewan beserta organ tubuhnya melalui smart board. Penyajian materi yang lebih menarik dan interaktif seperti meningkatkan motivasi belajar siswa," ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah papan pintar yang diterima saat ini masih belum mencukupi kebutuhan seluruh sekolah. Meski demikian, sekolah berupaya memanfaatkan fasilitas yang ada secara maksimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

"Untuk saat ini, anggaran daerah belum memungkinkan untuk pengadaan papan pintar. Karena itu, kami memanfaatkan bantuan dari pemerintah pusat terlebih dahulu," ujarnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Baru Hitungan Hari, Meta Ca...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, DPR Minta Hukuman Mati dan Bentuk Panja Pengawasan

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, DPR Minta Hukuman Mati dan Bentuk Panja Pengawasan

11 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.