Gunungkidul Berpotensi Kembangkan Wisata-Komoditas Unggulan Berbasis Sumber Daya Alam
📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 14:18 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Aris Eko Nugroho mengatakan perkembangan komoditas kakao di daerah tersebut menunjukkan tren yang positif dan kembali menjadi salah satu komoditas unggulan.
"Dulu kakao dijual dalam bentuk bahan mentah, sekarang sudah mulai diolah menjadi berbagai produk," katanya.
Menurut Aris, pada masa lalu banyak petani mengeluhkan rendahnya nilai jual kakao sehingga tidak sedikit pohon yang ditebang karena dianggap kurang produktif.
Namun, seiring berkembangnya industri pengolahan kakao, minat masyarakat untuk membudidayakan tanaman tersebut kembali meningkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sekarang ketertarikan masyarakat sudah semakin tinggi ketika kakao mulai diolah menjadi produk bernilai tambah, pohon yang sebelumnya banyak ditebang kini mulai dirawat kembali," ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini Gunungkidul masih menjadi daerah dengan luas areal kakao terbesar di DIY.
"Kurang lebih ada sekitar 5.250 hektare lahan yang ditanami kakao di Gunungkidul," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!