Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu Tiongkok dan India Bertemu, Wang Yi Puji 'Tren Positif' Hubungan Kedua Negara

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 12:55 WIB | Oleh:
Menlu Tiongkok dan India Bertemu, Wang Yi Puji 'Tren Positif' Hubungan Kedua Negara Doc: X/Kemlu India
Ket. Menlu India S. Jaishankar (kiri) bertemu Menlu Tiongkok Wang Yi di New Delhi pada 18 Agustus 2025.

NEW DELHI - Hubungan antara Tiongkok dan India berada pada "tren positif" menuju kerja sama, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyampaikan kepada mitranya dari India di New Delhi, menurut hasil pertemuan yang dipublikasikan Selasa (19/8).

Dua negara dengan penduduk terbanyak di dunia ini merupakan rival berat yang bersaing untuk mendapatkan pengaruh di seluruh Asia Selatan, dan terlibat dalam bentrokan perbatasan yang mematikan pada tahun 2020.

India juga merupakan bagian dari aliansi keamanan Quad dengan Amerika Serikat, Australia, dan Jepang, yang dipandang sebagai penyeimbang Tiongkok.

Namun, karena terjebak dalam perdagangan global dan turbulensi geopolitik yang dipicu oleh perang tarif Presiden AS Donald Trump, negara-negara tersebut bergerak untuk memperbaiki hubungan.

Dalam pembicaraan pada hari Senin dengan Menlu India Subrahmanyam Jaishankar, Menlu Tiongkoko Wang mengatakan kedua negara harus "memandang satu sama lain sebagai mitra dan peluang, bukan musuh atau ancaman".

Ia menunjuk pada dimulainya kembali "dialog di semua tingkatan" dan "terpeliharanya perdamaian dan ketenangan di wilayah perbatasan" sebagai bukti bahwa hubungan bilateral berada pada "tren positif untuk kembali ke jalur utama kerja sama".

Wang juga diperkirakan akan bertemu Perdana Menteri Narendra Modi selama kunjungan tiga harinya.

Menurut media India, Modi mungkin mengunjungi Tiongkok bulan ini, yang akan menjadi perjalanan pertamanya sejak 2018.

Hubungan telah membaik sejak Oktober, ketika Modi dan Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu untuk pertama kalinya dalam lima tahun di Russia.

Pejabat Tiongkok dan India mengatakan dalam beberapa minggu terakhir bahwa kedua negara sedang membahas dimulainya kembali perdagangan perbatasan, yang telah dihentikan sejak 2020.

Dimulainya kembali hal ini memiliki arti simbolis yang penting, dan merupakan tindak lanjut dari diskusi untuk melanjutkan rencana penerbangan langsung dan menerbitkan visa turis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.