Gunungkidul Berpotensi Kembangkan Wisata-Komoditas Unggulan Berbasis Sumber Daya Alam
📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 14:18 WIB | Oleh: Tim PenulisYOGYAKARTA - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan sektor pariwisata dan komoditas unggulan berbasis sumber daya alam, dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan di kawasan lindung.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti di Yogyakarta, Sabtu (11/7), mengatakan Gunungkidul memiliki banyak destinasi berbasis geopark yang berpeluang dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
"Banyak destinasi geopark yang sangat berpotensi untuk dikembangkan," katanya.
Menurut Made, sebagian besar wilayah Gunungkidul merupakan kawasan lindung, namun pemerintah daerah bersama masyarakat mampu mengembangkan berbagai potensi tanpa mengabaikan fungsi konservasi kawasan tersebut.
"Mampu mempertahankan kawasan sebagai kawasan lindung, tetapi tidak hanya berhenti di situ dan tidak bisa berbuat apa-apa di kawasan lindung," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai kondisi unsur hara tanah dan iklim di Gunungkidul juga mendukung pengembangan berbagai komoditas unggulan, salah satunya kakao yang memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat bagi kesehatan.
"Jadi, tidak hanya nikmat dikonsumsi, cokelat juga dapat membantu merelaksasi pikiran dan memberikan manfaat bagi kesehatan," katanya.
Made mengungkapkan pada masa lalu dirinya kerap menerima keluhan mengenai sulitnya mengembangkan potensi daerah karena sekitar 60 persen wilayah Gunungkidul merupakan kawasan lindung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, menurut dia, kondisi tersebut kini mulai berubah karena masyarakat mampu melihat peluang pengembangan yang tetap selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan.
Untuk komoditas unggulan selain kakao, Made menilai komoditas kopi dan durian juga memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Potensi tersebut, lanjut dia, semakin kuat dengan dukungan kekayaan bentang alam yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata.
"Belum lagi kawasan alamnya yang bisa dikembangkan sebagai bagian dari destinasi wisata," katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pengembangan potensi daerah tetap memperhatikan aspek keberlanjutan, terutama di kawasan lindung seperti Gunung Api Purba Nglanggeran.
"Harapan kita semua kawasan ini tetap terjaga sehingga keberlanjutannya tetap ada, jangan sampai dieksplorasi secara berlebihan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!