Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sektor Pariwisata Kian Bergairah, Menpar Beberkan Capaian Positif Mei 2026

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 16:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sektor Pariwisata Kian Bergairah, Menpar Beberkan Capaian Positif Mei 2026 Doc: ANTARA/ HO-Kementerian Pariwisata
Ket. Destinasi wisata selancar di Bangko Bangko, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

JAKARTA – Sektor pariwisata terus menunjukkan peran strategis sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain menjadi sumber devisa dan pendapatan daerah, pariwisata juga menciptakan efek berganda bagi berbagai sektor, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, hingga UMKM.

Tantangan ke depan adalah menjaga kualitas destinasi, memperkuat konektivitas, serta mendorong inovasi layanan agar daya saing pariwisata Indonesia semakin meningkat dan mampu menarik lebih banyak wisatawan secara berkelanjutan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut sektor pariwisata Indonesia tetap tumbuh positif hingga bulan Mei 2026 meski ada dinamika geopolitik global.

Dalam Laporan Bulanan Kinerja Kemenpar di Jakarta, Jumat (10/7), Widiyanti mengatakan pertumbuhan yang positif itu tercermin dari peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan perjalanan wisatawan nusantara, surplus kunjungan wisatawan, serta pemulihan tingkat okupansi hotel yang semakin stabil.

“Capaian Mei 2026 merupakan capaian kunjungan tertinggi sepanjang tahun berjalan, menunjukkan bahwa minat wisatawan asing terhadap Indonesia tetap kuat,” ujar Widiyanti.

Dia menambahkan perjalanan wisatawan nusantara tetap menjadi penopang utama pergerakan pariwisata dalam negeri di tengah peningkatan kunjungan wisman. Pada saat yang sama, tingkat okupansi hotel menunjukkan pemulihan yang semakin stabil.

Pada Mei 2026 kunjungan wisman mencapai 1,38 juta kunjungan atau meningkat 5,83 persen dibandingkan Mei 2025 yang tercatat sebanyak 1,31 juta kunjungan.

Secara kumulatif, sepanjang Januari–Mei 2026, Indonesia mencatatkan 6,07 juta kunjungan wisman. Angka tersebut tumbuh 7,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kunjungan wisman terutama ditopang pasar Asia Tenggara yang meningkat signifikan sebesar 11,06 persen, dari 547.521 kunjungan pada Mei 2025 menjadi 608.076 kunjungan pada Mei 2026.

Pertumbuhan juga tercatat dari pasar Timur Tengah sebesar 5,67 persen, Asia lainnya 5,37 persen, Oseania 4,69 persen, Afrika 3,72 persen, dan Amerika 1,13 persen.

Sementara itu, pasar Eropa mengalami kontraksi sebesar 5,91 persen di tengah gangguan dan ketidakpastian geopolitik global.

Dari sisi wisatawan nusantara, pada Mei 2026 tercatat 106,16 juta perjalanan atau meningkat 8,69 persen dibandingkan Mei 2025 yang mencapai 97,67 juta perjalanan.

Peningkatan terutama ditopang momentum libur nasional dan cuti bersama yang dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.