Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peneliti UI Kembangkan Metode untuk Hindari Kecelakaan Reaktor Nuklir

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 12:22 WIB | Oleh:
Peneliti UI Kembangkan Metode untuk Hindari Kecelakaan Reaktor Nuklir Doc: ANTARA/HO-Humas UI
Ket. Doktor Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Dr Ratih Luhuring Tyas.

DEPOK -- Doktor Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Dr Ratih Luhuring Tyas berhasil mengembangkan sebuah metode analisis keselamatan yang lebih komprehensif terhadap reaktor nuklir.

Inovasi tersebut dipaparkannya melalui disertasi yang berjudul "Pengembangan Metode Identifikasi Initiating Event (IE) untuk Analisis Keselamatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)", yang berhasil memperkenalkan sebuah metode bernama ILDFM (Integrated Logic Deviation Failure Method).

Dekan FTUI, Kemas M. Ridwan Kurniawan dalam keterangannya, Sabtu, memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi ilmiah ini.

"Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode analisis keselamatan nuklir, khususnya pada aspek identifikasi risiko sejak tahap awal desain dan operasi sistem reaktor," ujarnya.

Kehadiran metode ILDFM menunjukkan bahwa riset di FTUI tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan teknologi strategis dan peningkatan standar keselamatan.

Metode ini dirancang secara khusus untuk mengidentifikasi initiating event, yaitu peristiwa atau gangguan awal yang berpotensi memicu kecelakaan pada sistem reaktor nuklir, sejak sistem tersebut baru mulai dirancang.

Berbeda dengan pendekatan konvensional yang umumnya hanya berfokus pada masalah teknis mesin, metode ILDFM ini menggabungkan tiga elemen penting: analisis logika sistem, penyimpangan operasi, dan potensi kegagalan alat.

Melalui penggabungan ini, ILDFM mampu memetakan lebih banyak skenario risiko, termasuk mengantisipasi faktor kelalaian manusia (human error) serta bahaya internal seperti kebakaran. Pendekatan menyeluruh ini selaras dengan rekomendasi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Keandalan metode ini telah diuji menggunakan data reaktor rujukan internasional (HTR-10) dan diterapkan pada desain reaktor nasional PeLUIt-40 yang berbasis teknologi reaktor gas suhu tinggi (High Temperature Gas-cooled Reactor/HTGR).

Hasil pengujian membuktikan bahwa ILDFM mampu mengidentifikasi risiko secara lebih luas, sehingga memberikan dasar yang lebih kuat bagi keselamatan reaktor.

 
Atas pencapaian ini, penelitian tersebut telah menghasilkan pengajuan paten sederhana serta hak cipta untuk perangkat lunak visualisasi bernama ILDFM-Viz.

Bagi masyarakat luas, isu mengenai energi nuklir sering kali memicu kekhawatiran, terutama mengenai risiko kebocoran atau kecelakaan fatal.

Di sinilah temuan Dr Ratih menjadi sangat krusial, karena metode ILDFM ini berfungsi sebagai "sistem pelindung berlapis" yang memastikan PLTN di masa depan dirancang tanpa celah bahaya, baik dari malfungsi teknologi maupun kelalaian manusia.

Dengan kemampuan mendeteksi dan mencegah risiko kecelakaan sejak tahap rancangan awal, metode ini menjadi wujud ikhtiar dalam memberikan jaminan keamanan yang riil bagi publik.

Lebih lanjut apabila ditelaah dari segi manfaat jangka panjangnya, masyarakat dapat menikmati pasokan listrik dan energi yang bersih, murah, dan efisien tanpa harus merasa was-was akan keselamatan jiwa dan lingkungan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Pramusim: Liverpool Ta...
Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...
Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.