Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danamon Gandeng Mitra Regional Perluas Akses Pendanaan dan Kolaborasi Startup Indonesia

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 16:17 WIB | Oleh:
Danamon Gandeng Mitra Regional Perluas Akses Pendanaan dan Kolaborasi Startup Indonesia Doc: Danamon
Ket. Partipasi Danamon dalam Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026. Bank ini menandatangani LoI untuk memperkuat kolaborasi, investasi, serta pertumbuhan startup Indonesia di pasar global.

JAKARTA– PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekosistem startup di Indonesia dengan berpartisipasi dalam Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026. Forum tahunan yang diselenggarakan Krungsri tersebut mempertemukan startup, investor, dan korporasi dari Jepang serta negara-negara ASEAN untuk memperluas kolaborasi bisnis lintas negara.

Keikutsertaan Danamon menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas ekosistem inovasi di kawasan ASEAN-Jepang melalui jaringan global MUFG. Program business matching tersebut merupakan salah satu inisiatif MUFG Global Network untuk mendorong kolaborasi ekonomi dan pengembangan ekosistem inovasi di kawasan.

Dalam kesempatan itu, Danamon juga menandatangani Letter of Intent (LoI) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bank of Ayudhya (Krungsri), Krungsri Finnovate, dan MUFG Innovation Partners (MUIP). Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal dalam mempererat kerja sama lintas negara guna mendukung pengembangan startup di Indonesia dan kawasan ASEAN.

Chief Strategy Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Reza Iskandar Sardjono, mengatakan partisipasi Danamon dalam ajang tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun konektivitas antara ekosistem startup Indonesia dan Jepang.

"Melalui sinergi dengan MUFG Global Network, kami ingin menghadirkan akses yang lebih luas bagi startup Indonesia untuk bertemu dengan investor dan korporasi global," ujarnya melalui siaran pers pada hari Sabtu (11/7).

Penandatanganan LoI juga sejalan dengan kehadiran MUIP Garuda Fund, dana modal ventura korporasi hasil kolaborasi MUFG Innovation Partners, MUFG, dan Danamon dengan total komitmen investasi sebesar 100 juta dollar AS. Dana tersebut difokuskan pada investasi di sektor teknologi dan teknologi finansial (fintech), sekaligus menjadi sarana untuk memperluas peluang kolaborasi dan investasi lintas negara bagi startup Indonesia.

Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 berhasil mempertemukan lebih dari 90 startup dari enam negara, termasuk Indonesia, dengan sekitar 140 perusahaan dan investor global. Dalam satu hari penyelenggaraannya, acara ini memfasilitasi lebih dari 500 sesi business matching yang membuka peluang kerja sama bisnis dan investasi.

Selain sesi business matching, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan seperti startup pitching, pertemuan bisnis satu lawan satu (1-on-1 business matching), pameran dan booth showcase, diskusi panel mengenai tren investasi regional, hingga sesi networking yang dirancang untuk memperluas jejaring kolaborasi antar pelaku industri.

Menurut Reza, kolaborasi lintas negara menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem startup yang berkelanjutan. Karena itu, Danamon bersama para mitranya berkomitmen untuk terus membuka akses bagi startup Indonesia agar dapat berkembang di pasar internasional.

"Kami percaya bahwa kolaborasi lintas negara adalah kunci untuk menumbuhkan ekosistem startup yang berkelanjutan. Melalui sinergi bersama para mitra yang telah menandatangani Letter of Intent hari ini dan melalui MUIP Garuda Fund, Danamon berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi startup Indonesia dalam mengakses peluang global dan bersaing di pasar internasional," tambah Reza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Pangan Tak Boleh Jalan di Tempat, Riset IPB Buka Peluang Besar
    Pertumbuhan industri mamin 6,51% ini merupakan sinyal positif ...
  • BeFa Bangun Kawasan Industri AI-Ready Pertama di Indonesa
    Artikel ini memberikan wawasan edukatif yang sangat mencerahkan ...
  • Menperin: Industri Hijau Bukan Beban, Tapi Investasi Jangka Panjang untuk Tembus Pasar Global
    Artikel dari Koran Jakarta ini sangat informatif dan ...
  • Tak Lagi Jadi Penonton, IKM Komponen Dibawa Masuk Rantai Industri Besar
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM logam ke dalam rantai ...
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
Daerah
Polisi Tangkap Dua Pelaku P...
Megapolitan
Geger Kebakaran di Gedung K...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.