Dari Langkah Pelari Menjadi Hutan, 600 Pohon Rasamala Hijaukan Gunung Halimun Salak
📅 Jumat, 10 Jul 2026, 15:45 WIB | Oleh: Haryo BronoMendukung Konservasi Elang Jawa
Pemilihan lokasi penanaman di PSSEJ bukan tanpa alasan. Kawasan yang berada di Taman Nasional Gunung Halimun Salak itu merupakan pusat rehabilitasi Elang Jawa, salah satu burung pemangsa endemik Indonesia yang populasinya terus menghadapi tekanan akibat hilangnya habitat dan aktivitas perburuan.
Sebagai predator puncak di hutan tropis Pulau Jawa, Elang Jawa berperan penting menjaga keseimbangan rantai makanan. Keberadaan satwa ini juga menjadi indikator kesehatan ekosistem hutan.
Melalui restorasi habitat, Sharp Indonesia berharap dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih mendukung proses rehabilitasi satwa sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan konservasi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Elang-elang yang diserahkan ke PSSEJ berasal dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam, yang diperoleh dari perdagangan ilegal, dari mereka yang memelihara secara ilegal, dari pusat penyelamatan satwa, maupun yang diserahkan masyarakat karena kesadaran sendiri.
Selama ini, PSSEJ menampung berbagai spesies elang yang berada di Pulau Jawa untuk direhabilitasi agar bisa dikembalikan ke alam liar. Elang-elang ini dilatih kembali menjadi liar dan tidak akrab lagi dengan manusia. Proses ini membutuhkan waktu paling cepat 6 bulan.
Elang yang diterima akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi, dan evaluasi perilaku untuk menentukan penanganan terbaik demi kesejahteraan satwa. Namun demikian, di PSSEJ ada sekitar empat elang yang tidak dapat dilepasliarkan karena sayapnya patah sehingga tidak bisa lagi terbang, dan salah satu matanya buta.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Elang melihat dengan dua mata. Kalau salah satunya tidak bisa melihat, maka tidak akan dapat berburu mangsa di alam,” terang seorang petugas.
Melindungi Elang Jawa bukan hanya menyelamatkan satu spesies, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem hutan Indonesia. Mari bersama mendukung upaya konservasi demi masa depan satwa liar dan kelestarian alam.

Elang-elang yang di terbuka Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ) yang tidak layak dilepasliarkan karena tidak mampu terbang atau melihat untuk menangkap mangsa. (Dok. Koran Jakarta - Haryo Brono)
Edukasi Lingkungan dan Dukungan bagi Suaka Elang
Guna mendukung kiprah PSSEJ dalam rehabilitasi elang, selain menanam pohon, Sharp Indonesia juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan lapangan kepada tim Suaka Elang untuk mendukung kegiatan penyelamatan dan rehabilitasi satwa liar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!