Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panggang Eropa Barat, Juni 2026 Jadi Bulan Terpanas Sepanjang Sejarah

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Panggang Eropa Barat, Juni 2026 Jadi Bulan Terpanas Sepanjang Sejarah Doc: AFP

BRUSSELS - Juni 2026 merupakan bulan Juni terpanas yang pernah tercatat di Eropa Barat dan bulan Juni terhangat kedua secara global, menurut Layanan Perubahan Iklim Copernicus (Copernicus Climate Change Service/C3S) Uni Eropa (UE) dalam laporan yang dirilis pada Kamis (9/7).

Laporan tersebut menyatakan bahwa Eropa Barat mengalami gelombang panas yang memecahkan rekor pada bulan tersebut, dengan rata-rata suhu 20,74 derajat Celsius, lebih dari 3 derajat Celsius di atas rata-rata tahun 1991-2020, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada Juni 2025.

Menurut Copernicus, gelombang panas yang melanda Eropa pada akhir Juni terjadi hanya beberapa pekan setelah gelombang panas intens pada Mei, dengan gelombang panas lain muncul pada awal Juli. Gelombang panas Juni memecahkan rekor suhu bulanan dan sepanjang masa di beberapa negara Eropa dan berkontribusi pada kasus-kasus kematian akibat suhu panas, menggarisbawahi peningkatan frekuensi dan keparahan peristiwa suhu panas ekstrem di Eropa dan seluruh dunia.

Secara global, Juni 2026 tercatat sebagai bulan Juni terhangat kedua dalam sejarah, dengan rata-rata suhu udara permukaan 16,54 derajat Celsius, 0,56 derajat Celsius di atas rata-rata bulan tersebut pada periode 1991-2020 dan menempati posisi kedua setelah Juni 2024.

Rata-rata global suhu permukaan laut antara 60 derajat lintang selatan dan 60 derajat lintang utara mencapai 20,86 derajat Celsius pada Juni, angka tertinggi yang pernah tercatat untuk bulan tersebut. Angka ini 0,01 derajat Celsius lebih tinggi dari rekor bulan Juni sebelumnya yang tercatat pada 2024, sebagian mencerminkan perkembangan kondisi El Nino yang kuat di Pasifik Ekuatorial.

Samantha Burgess, pemimpin strategis bidang iklim di Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa (European Center for Medium-Range Weather Forecasts/ECMWF), mengatakan bahwa Juni 2026 menunjukkan akumulasi panas yang berkelanjutan dalam sistem iklim.

Suhu yang memecahkan rekor di Eropa Barat dan suhu laut yang terus-menerus tinggi telah memperparah gelombang panas dan semakin menghangatkan lautan, sehingga meningkatkan risiko bagi manusia, ekosistem, dan infrastruktur, katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
Lula da Silva Tuding Meta C...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.