Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masjid At-Thohir Disiapkan Jadi Magnet Wisata Religi, Pemkot Depok Beri Dukungan

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masjid At-Thohir Disiapkan Jadi Magnet Wisata Religi, Pemkot Depok Beri Dukungan Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Masjid At-Thohir Tapos Kota Depok Jawa Barat.

DEPOK – Pengembangan kawasan wisata religi tidak hanya bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan UMKM, industri kreatif, dan jasa pendukung.

Jika dikelola secara terpadu dengan perbaikan infrastruktur, pelestarian nilai sejarah dan budaya, serta peningkatan kualitas layanan, kawasan wisata religi berpotensi menjadi destinasi unggulan yang mampu menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan sekaligus menjaga warisan spiritual dan budaya daerah.

Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Jawa Barat, menyambut baik pengembangan kawasan wisata religi Masjid Jami' At-Thohir yang akan dilengkapi dengan Museum Peradaban Islam.

Kepala Disporyata Kota Depok, Eko Herwiyanto di Depok, Jumat (10/7), mengatakan pengembangan tersebut diyakini semakin memperkuat daya tarik wisata religi sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Depok.

"Kami dari Disporyata sangat mengapresiasi dan mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Yayasan Mochammad Thohir yang mengelola kawasan destinasi wisata berbasis religi ini," ujarnya.

Menurut Eko, rencana pembangunan Museum Peradaban Islam, penambahan berbagai fasilitas pendukung, hingga hotel, menjadi nilai tambah bagi kawasan tersebut.

"Ke depan ada pengembangan Museum Peradaban Islam, kemudian penambahan fasilitas lainnya, termasuk ada rencana membangun hotel. Kami sangat mendukung ini dalam rangka semakin meningkatkan kunjungan wisata di Kota Depok," katanya.

Selain pengembangan fasilitas, Eko juga menyoroti pentingnya peningkatan aksesibilitas menuju kawasan Masjid Jami' At-Thohir.

Menurut dia, hal itu menjadi salah satu harapan yang disampaikan pengelola kawasan.

Ia menjelaskan Pemerintah Kota Depok akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, terutama dalam penyediaan akses transportasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

"Terkait harapan dukungan dari Pemerintah Kota Depok, tadi ada akses transportasi, baik dalam skala kota maupun antarkota, termasuk mungkin terkait LRT dan sebagainya. Kami tidak bisa sendiri, kami akan berkoordinasi dengan perangkat daerah lainnya," jelasnya.

Untuk program yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, lanjut Eko, Pemkot Depok menempuh mekanisme yang berlaku agar berbagai kebutuhan pengembangan kawasan wisata tersebut dapat diakomodasi.

"Yang menjadi kewenangan pusat tentu ada mekanisme yang akan kami tempuh dalam rangka mengakomodasi harapan dari pengelola kawasan wisata At-Thohir ini," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.