Cek Kesehatan Gratis di Kota Samarinda Jangkau 28.000 Warga
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 09:45 WIB | Oleh: Tim PenulisSAMARINDA - Dinas Kesehatan Kota Samarinda mengoptimalkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui 26 puskesmas yang telah memberikan manfaat deteksi dini penyakit kepada lebih dari 28 ribu warga hingga Juni 2026.
"Program pemeriksaan tanpa biaya ini merupakan program strategis untuk memastikan masyarakat dari semua jenjang usia mendapatkan fasilitas skrining medis secara optimal," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismet Kusasih di Samarinda, Selasa.
Pelaksanaan layanan publik tersebut memberikan jenis pemeriksaan yang disesuaikan dengan umur pasien, seperti fasilitas cek tensi, tes darah untuk mendeteksi kolesterol hingga gula darah yang dikhususkan bagi masyarakat berusia produktif.
Capaian program terlihat dari keberhasilan tenaga medis melayani lebih dari sembilan puluh persen total pendaftar yang juga didukung oleh kestabilan suplai bahan kesehatan habis pakai di lapangan.
"Tantangan utama yang kami hadapi di lapangan adalah membagi fokus tenaga kesehatan karena mereka juga harus menjalankan kewajiban pelayanan dasar lain seperti posyandu serta pengobatan pasien," ujar Ismet.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengikuti instruksi operasional dari pemerintah pusat, seluruh tahapan administrasi dan pencatatan riwayat medis pasien kini diwajibkan menggunakan sistem integrasi digital lewat aplikasi Satu Sehat.
Meski sistem dan logistik sudah memadai, kata Ismet, petugas tetap bekerja keras mengedukasi warga guna menghilangkan ketakutan berlebih untuk memeriksakan diri karena khawatir mengetahui penyakit yang diidap.
"Kami terus memberikan pemahaman bahwa tujuan utama program ini adalah promosi hidup sehat dan pencegahan awal agar penyakit tidak masuk ke tahap yang membahayakan," tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain memfokuskan pada pemeriksaan umum, instansi kesehatan ini juga mencatatkan kinerja dalam upaya pelacakan penderita penyakit menular di tengah masyarakat.
Peningkatan kualitas penanganan medis dari fase pencegahan di hulu tersebut dinilai pihaknya krusial dalam melindungi ketahanan fisik dan produktivitas masyarakat kota.
Komitmen pelayanan berkelanjutan dari seluruh elemen fasilitas kesehatan ini menjadi modal penting untuk mengakselerasi peningkatan kualitas taraf hidup warga secara merata.
"Harapan terbesar kami adalah kesadaran warga untuk rutin memeriksakan diri makin meningkat sehingga cita-cita mewujudkan generasi daerah yang tangguh dapat lekas tercapai," pungkas Ismet.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!