Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Andalkan Kekuatan UMKM
📅 Minggu, 07 Jun 2026, 19:45 WIB | Oleh: Tim PenulisTANGERANG SELATAN – Penguatan stabilitas ekonomi menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha dan investor di tengah ketidakpastian global.
Stabilitas yang terjaga tercermin dari terkendalinya inflasi, terpeliharanya nilai tukar, serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang didukung oleh konsumsi, investasi, dan ekspor.
Dalam kondisi ekonomi yang stabil, dunia usaha memiliki ruang lebih besar untuk berekspansi, sementara masyarakat dapat mempertahankan daya beli.
Karena itu, sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus mengantisipasi berbagai risiko eksternal yang berpotensi mengganggu momentum pertumbuhan.
Pemerintah Indonesia terus mendorong peran sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperkuat kestabilan ekonomi di dalam negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan bahwa sektor UMKM menjadi peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi keluarga dan masyarakat Indonesia.
"Jadi keberadaan keberadaan UMKM sangat penting baik untuk ekonomi negara, ekonomi daerah, maupun ekonomi keluarga," kata Qodari usai menghadiri agenda sosialisasi dan pendampingan BPOM & Halal di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (7/6).
Ia mengatakan, dalam pertumbuhan ekonomi harus bersifat inklusif dan menyejahterakan semua pihak. Kendati melalui kolaborasi seluruh instansi terkait harus bisa mewujudkan pergerakan ekonomi yang berpusat pada rakyat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karena memang dari berbagai kategori usaha, besar, sedang, kecil, menengah, memang yang paling banyak itu adalah UMKM dan sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi," katanya.
Sebagai komitmen dalam mendukung dan memperkuat sektor UMKM ini, pemerintah telah memberikan banyak dukungan salah satunya pemberian perhatian melalui lembaga seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk memberikan sertifikasi dan legalitas terhadap UMKM tersebut.
"Dan ini semua bisa terselenggara juga karena dukungan dari pemerintah daerah, khususnya dari dinas yang berkaitan dengan UMKM," tuturnya.
Selain itu, sebagai langkah nyata yang telah dilakukan pemerintah juga melalui program nasional pemberdayaan UMKM dan koperasi, serta peningkatan akses digital dan keuangan yang membantu UMKM terintegrasi ke dalam rantai nilai global.
"Nanti produk-produk UMKM itu bisa masuk ke pasar yang lebih luas. Bukan hanya online, tapi juga bisa masuk ke minimarket, masuk ke Koperasi Merah Putih, bisa masuk ke tempat-tempat yang membuat omzetnya menjadi meningkat," ungkapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!