Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yang Harus Dilakukan Saat Rupiah Melemah

📅 Senin, 06 Jul 2026, 07:27 WIB | Oleh:
Yang Harus Dilakukan Saat Rupiah Melemah Doc: Dok Koran Jakarta
Ket. Ilustrasi Bu Rossa

Pertanyaan:

Bu Rossa, akhir-akhir ini kondisi perekonomian Indonesia makin memburuk. Nilai tukar rupiah terhadap dollar makin jatuh, harga-harga naik dan investasi makin tidak menentu. Saya seorang ibu rumah tangga sekaligus freelancer, di saat seperti ini apa yang harus dilakukan untuk mengamankan ekonomi keluarga Bu?

Jawaban:

Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing (seperti Dolar AS) seringkali memicu kekhawatiran karena berdampak pada kenaikan harga barang pokok, tarif elektronik, hingga biaya transportasi. Daripada panik, ada beberapa langkah strategis yang bisa Anda lakukan untuk mengamankan kondisi finansial pribadi.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang apa yang harus dilakukan saat Rupiah melemah:

Sebaiknya Anda baca juga:

Amankan Posisi ­Keuangan Pribadi

Saat mata uang melemah, inflasi biasanya mengintai. Fokus pertama Anda adalah menjaga stabilitas arus kas (cash flow).

Audit Ulang Pos Pengeluaran: Sisir kembali pengeluaran bulanan. Bedakan dengan tegas antara “kebutuhan” dan “keinginan”. Tunda dulu pembelian barang-barang non-primer, terutama barang impor (seperti gadget atau barang bermerek luar negeri) karena harganya pasti melonjak.

Amankan Dana Darurat: Pastikan dana darurat Anda terisi dan berada di instrumen yang likuid (mudah dicairkan) namun aman dari gerusan inflasi, misalnya disimpan dalam bentuk logam mulia.

Tunda atau Atur Ulang Rencana Liburan ke Luar Negeri

Jika Anda memiliki rencana bepergian ke luar negeri dalam waktu dekat, pertimbangkan opsi berikut:

Alihkan ke Domestik: Ini adalah momen terbaik untuk mengeksplorasi wisata dalam negeri. Selain menghemat biaya penukaran kurs, Anda juga membantu perputaran ekonomi lokal.

Kunci Kurs (Jika Terpaksa Pergi): Jika perjalanan tidak bisa ditunda, belilah mata uang asing yang dibutuhkan secara bertahap (dollar cost averaging) jauh-jauh hari, jangan menukar seluruhnya sekaligus di bandara saat hari-H karena kursnya cenderung lebih buruk.

Manfaatkan Peluang untuk Mencari Pendapatan Tambahan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.