Rayakan Hari Nasional, Tiongkok Sambut Hubungan Erat dengan Indonesia
📅 Rabu, 23 Sep 2026, 06:07 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Kuasa Usaha Tiongkok di Indonesia Zhou Kan menyoroti keberhasilan negaranya mencapai babak baru kemitraan dengan Indonesia melalui pelaksanaan dialog strategis komprehensif (CSD) perdana antara kedua negara pada tahun ini.
Dalam sambutannya pada perayaan Hari Nasional ke-77 Tiongkok di Jakarta, Selasa (22/9) malam, Zhou menyebut Tiongkok dan Indonesia merupakan tetangga dan mitra yang baik untuk satu sama lain, dengan dialog dan kerja sama yang terjalin terus menelurkan hasil positif.
“Mekanisme Dialog Strategis Komprehensif Tiongkok-Indonesia telah diluncurkan di Jakarta bulan lalu, dengan pertemuan tingkat menteri dalam format ‘2+2’ antara Indonesia dan Tiongkok sukses dilaksanakan di waktu yang sama,” kata Zhou.
Ia menyampaikan bahwa semakin intensifnya interaksi antara pejabat tinggi Indonesia dan Tiongkok akan meningkatkan saling percaya antara satu sama lain serta menjamin penguatan kerja sama di berbagai sektor prioritas.
Dengan semakin berkembangnya kerja sama bilateral, Zhou menegaskan komitmen Beijing bermitra dengan Jakarta untuk mewujudkan komitmen bersama yang telah disepakati dan memperluas kerja sama konkret di berbagai bidang.
“Kami juga siap memajukan Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok-Indonesia ke taraf yang lebih tinggi lagi serta bekerja sama mewujudkan komunitas Tiongkok-Indonesia dengan masa depan bersama,” kata dia.
Kuasa Usaha Tiongkok itu juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk kembali berkunjung ke Tiongkok untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC pada November mendatang.
Sementara itu dalam sambutannya mewakili Pemerintah RI, Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menekankan bahwa dialog strategis tersebut menunjukkan bahwa Indonesia dan Tiongkok semakin mengakui pentingnya komunikasi strategis antara satu sama lain.
Ia berkata, semenjak Indonesia dan Tiongkok mencapai taraf kemitraan strategis komprehensif pada 2013, hubungan antara kedua negara telah berkembang menjadi hubungan yang semakin multidimensional.
“Melalui komunikasi strategis, kita dapat memperkuat saling pengertian, mengelola perbedaan secara dewasa, serta mengidentifikasi bidang-bidang kerja sama baru,” kata Djamari.
Hari Nasional Tiongkok, yang sedianya jatuh pada 1 Oktober mendatang, merupakan hari peringatan proklamasi pendirian Republik Rakyat Tiongkok oleh Mao Zedong di Beijing pada 1949 usai perang saudara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!