Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Museum Bahari Angkat Suara Perempuan Muara Angke Lewat Pameran 'Suara dari Muara'

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 16:17 WIB | Oleh:

Pengalaman pengunjung semakin lengkap melalui dokumentasi visual dari Climate Reality Indonesia yang memberikan gambaran mengenai berbagai tantangan yang dihadapi kawasan pesisir, termasuk dampak perubahan iklim terhadap kehidupan masyarakat.

Pembukaan pameran turut dimeriahkan dengan Pesta Rakyat yang menghadirkan jajanan tradisional, pertunjukan seni, serta berbagai aktivitas budaya khas kampung nelayan. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara warga Muara Angke dengan masyarakat Jakarta.

Technical Director and Research Fellow di Blue Lab Georgetown SFS Asia Pacific, Prof. Elle Wibisono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap masyarakat pesisir yang selama ini jarang memperoleh ruang untuk menyampaikan pengalaman mereka.

"Pesta Rakyat ini bukan hanya selebrasi pembukaan pameran, tetapi juga perayaan dari dan untuk masyarakat pesisir Jakarta yang sudah terlalu lama suaranya tidak didengar. Ketika kami mulai merancang proyek ini, kami tidak tahu seperti apa hasilnya. Namun para ibu Muara Angke telah menunjukkan kegigihan dan semangat yang luar biasa. Hari ini merupakan hari mereka," ujarnya.

Bagi para peserta, pameran ini menjadi kesempatan untuk memperlihatkan realitas kehidupan yang selama ini tersembunyi di balik aktivitas pelabuhan dan perdagangan hasil laut.

Nurweni, salah seorang peserta yang juga Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Muara Angke, berharap masyarakat dapat melihat kehidupan perempuan pesisir secara lebih utuh.

"Kami berharap melalui karya-karya ini, masyarakat dapat melihat kehidupan kami apa adanya. Di balik hasil laut yang mereka nikmati setiap hari, ada perjuangan, ketidakpastian, dan kerja keras yang sering kali tidak terlihat. Kami ingin suara dan pengalaman kami juga didengar," tuturnya.

Melalui pameran ini, Museum Bahari tidak hanya menghadirkan karya fotografi dan seni visual, tetapi juga membuka ruang dialog mengenai kehidupan masyarakat pesisir yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah dan perkembangan Jakarta.

Di tengah pesatnya pembangunan kawasan ibu kota, Suara dari Muara mengingatkan bahwa identitas maritim Jakarta tidak hanya tersimpan dalam bangunan bersejarah atau koleksi museum, melainkan juga hidup dalam keseharian masyarakat pesisir yang terus menjaga hubungan mereka dengan laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Menko Polkam Ungkap Indones...

Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menko Polkam Ajak Semua Pih...
Ekonomi
PT KAI Ungkap Nobar Piala D...
Daerah
Bayi Ditemukan di Toilet KA...
Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.