Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Harus Dimaksimalkan sebagai Sarana Edukasi kepada Warga

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 14:58 WIB | Oleh:
Museum Harus Dimaksimalkan sebagai Sarana Edukasi kepada Warga Doc: ist
Ket. museum

JAKARTA – Sejauh ini masyarakat sedikit demi sedikit mulai datang ke museum. Ke dean pemerintah terus berupaya melestarikan warisan budaya nasional, melalui pengembangan museum sebagai ruang edukasi dan penguatan identitas bangsa.

Komitmen tersebut ditunjukkan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat mengunjungi Museum Pos Indonesia dan Kantor Pos Bandung di Jalan Cilaki, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda Kementerian Kebudayaan dalam mendorong museum-museum tematik di Indonesia agar semakin relevan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Musium Pos bukan hanya menyimpan koleksi, tetapi menceritakan perjalanan bangsa. Peran pos sangat penting dalam sejarah Indonesia, termasuk pada masa perjuangan kemerdekaan,” kata Fadli Zon melalui keterangan resminya, Sabtu.

Dalam kesempatan itu, Fadli Zon meninjau berbagai koleksi yang merekam sejarah perkembangan layanan pos dan komunikasi Indonesia, mulai dari peralatan pos, koleksi prangko, kotak surat, hingga arsip bersejarah.

Menbud juga mengunjungi bangunan Kantor Pos Bandung yang telah berusia lebih dari satu abad dan berstatus cagar budaya. Ia menilai bangunan tersebut memiliki nilai sejarah tinggi dan layak memperoleh pengakuan sebagai cagar budaya tingkat nasional.

Menurutnya, museum memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi sekaligus menghidupkan kembali budaya menulis surat sebagai bentuk ekspresi dan kedekatan antarmanusia.

Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap tradisi filateli karena prangko dinilai sebagai bagian dari kebudayaan material yang merekam berbagai peristiwa dan identitas bangsa.

Sebagai bentuk nyata penguatan literasi, Kementerian Kebudayaan tahun lalu menggelar Lomba Menulis Surat untuk Pahlawan yang diikuti lebih dari 34 ribu peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Seluruh surat ditulis tangan, dilengkapi prangko, dan dikirim melalui layanan PT Pos Indonesia.

Direktur Komersial PT Pos Indonesia, Fahdel Akbar, mengapresiasi kunjungan Menteri Kebudayaan yang dinilai menjadi dorongan bagi pengembangan Museum Pos Indonesia menjadi ruang edukasi yang lebih modern dan interaktif.

Ke depan, Kementerian Kebudayaan akan terus mendorong peningkatan kualitas tata pamer, penguatan narasi sejarah, serta pemanfaatan teknologi digital di berbagai museum tematik agar semakin menarik dan mampu memperkuat identitas budaya Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    saya percaya bapak panglima bisa menjaga keamanan negara ...
    pakk,, tolong dijaga keamananya ya,, kami rakyat kecil ...
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Suriah Akhirnya Jatuhkan Hu...
Advertisement
gaia musik festival
Polisi Selidiki Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik di Ancol

Polisi Selidiki Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik di Ancol

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.