Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kasih Bantuan UMKM Terdampak Bencana di Tukka, Catat Cara Mendapatkannya Disini!

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 04:12 WIB | Oleh:
Pemerintah Kasih Bantuan UMKM Terdampak Bencana di Tukka, Catat Cara Mendapatkannya Disini! Doc: ANTARA/Chairul Rohman
Ket. Warga padata kantor Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

TAPANULI  TENGAH - Pemerintah memberikan bantuan kepada pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak banjir dan longsor di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Verifikator Kecamatan Tukka, Maria Christina mengatakan bahwa musibah banjir bandang yang terjadi pada akhir tahun lalu itu banyak memberikan dampak buruk bagi masyarakat yang memiliki UMKM di lokasi tersebut.

“Data UMKM yang ada di Kecamatan Tukka, imbas dari banjir Bandang yang terjadi pada tanggal 25 November 2025 yang lalu, sesuai dengan uji publik yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi dan UMKM, berjumlah 1.262,” kata Maria Christina di Kecamatan Tukka, Sumatera Utara, Senin.

Oleh karena itu, pihak Kecamatan Tukka sedang membuka pendataan bagi mereka pemilik usaha yang terkena dampak tersebut. Hal ini dilakukan agar perekonomian di lokasi tersebut masih tetap bergerak.

Saat ini, Maria belum bisa memastikan besaran yang nantinya bakal diterima oleh masyarakat terdampak. Hal itu dikarenakan perbedaan jenis usaha yang mereka geluti sebelum terjadinya bencana tersebut.

Untuk bisa mendapatkan bantuan ini, Maria menjelaskan bahwa pemilik UMKM harus membawa sejumlah dokumen yang dibutuhkan mulai dari foto lokasi usaha sebelum dan sesudah bencana, Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.

Dia melanjutkan foto UMKM sebelum dan sesudah banjir menjadi syarat yang harus dibawa oleh mereka ke Kecamatan ketika mereka mendaftar. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah tindak penipuan dari oknum yang memanfaatkan program ini.

“Itulah syarat utamanya, foto itu nanti akan dibuktikan oleh tim validasi kelapangan apakah sesuai foto dengan hasil yang ada di lapangan nantinya,” ujar dia.

Sementara itu, di lokasi yang sama seorang warga menyampaikan rasa terimakasihnya terkait hadirnya pemerintah dalam membantu kesulitan masyarakat agar tetap bisa melanjutkan usaha yang digelutinya selama ini.

“Kami sedang urus usaha kami yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Kami UMKM di bagian nelayan dan juga kapal pariwisata, yang sudah kami jalani sekitar 4 tahun,” kata Elly Saputra Panggabean.

“Mudah-mudah program ini bisa membantu masyarakat yang terdampak seperti saya ini, itu saja harapan saya sebagai masyarakat di sini,” kata dia.

Hingga saat ini, pihak Kecamatan Tukka masih terus aktif mendata warga-warga yang memiliki usaha kecil agar bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Dalam fase kedua ini, sudah terdata sebanyak 500 warga yang memberikan laporan bahwa usaha mereka terdampak bencana banjir bandang susulan beberapa waktu yang lalu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...
Daerah
Bulog Timika: Stok Beras Am...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.