Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 17:43 WIB | Oleh:
Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi Doc: Istimewa
Ket. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago (tengah)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, mengingatkan bahaya disinformasi di ruang digital. Menurut dia, penyebaran fitnah dan ujaran kebencian dapat mengancam persatuan bangsa.

Pernyataan itu disampaikan dalam Silaturahmi bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat Kepulauan Riau. Kegiatan berlangsung di Markas Polda Kepulauan Riau, Batam, Jumat (3/7) lalu.

Djamari menilai tantangan bangsa kini tidak hanya terjadi di dunia nyata. Ruang digital juga menjadi arena yang harus dijaga bersama.

"Kalau boleh saya katakan, perang kita sekarang sudah bukan perang di medan biasa lagi, tetapi perang di medan digital. Kita harus banyak memberikan informasi kepada rakyat kita, jangan sampai ruang digital diisi oleh disinformasi, fitnah, dan kebencian," ujar dia.

Ia mengingatkan dampak disinformasi sangat berbahaya bagi generasi muda. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan menyaring informasi secara kritis.

Djamari mengajak pemerintah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat memenuhi ruang digital dengan informasi yang benar. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat literasi informasi masyarakat.

Selain membahas ruang digital, Djamari mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau yang melampaui tujuh persen. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan iklim investasi yang semakin kondusif.

"Ini adalah suatu penciptaan kondisi yang memungkinkan dan memberikan kenyamanan sehingga para investor mau datang. Saya memuji dan menghargai itu," kata dia.

Ia menegaskan pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Salah satunya melalui peningkatan kesejahteraan dan penurunan angka kemiskinan.

"Pertumbuhan ekonomi tersebut harus juga dirasakan oleh rakyat kita. Karena (pertumbuhan ekonomi) setinggi apa pun tetap tujuannya adalah untuk menyejahterakan rakyat dan menurunkan angka kemiskinan," ujar dia.

Djamari mengajak seluruh unsur daerah menjaga kekompakan. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci mempertahankan iklim investasi yang positif. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.