Kanada Tantang Maroko, Misi Balas Dendam dan Tiket Perempat Final Dipertaruhkan
📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraHOUSTON - Kanada membawa misi ganda saat menghadapi Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion NRG, Houston, Minggu (5/7) dini hari WIB. Selain memburu tiket menuju perempat final, skuad berjuluk Canucks juga bertekad membalas kekalahan menyakitkan dari Atlas Lions pada fase grup Piala Dunia 2022.
Perjalanan Kanada menuju fase gugur menjadi salah satu kisah menarik di turnamen tahun ini. Tim asuhan Jesse Marsch mencatat sejarah dengan meraih kemenangan pertama mereka di fase knockout Piala Dunia setelah menundukkan Afrika Selatan 1-0.
Pahlawan kemenangan Kanada adalah Stephen Eustaquio, yang memecah kebuntuan pada menit ke-92. Gelandang Porto itu melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang setelah sepanjang pertandingan Kanada frustrasi menghadapi aksi gemilang penjaga gawang Ronwen Williams dan disiplin pertahanan Afrika Selatan.
Gol dramatis tersebut bukan hanya memastikan langkah Kanada ke babak berikutnya, tetapi juga menegaskan perkembangan pesat mereka sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola kawasan CONCACAF.
Namun, tantangan yang jauh lebih berat kini sudah menanti. Kanada belum pernah meraih kemenangan atas Maroko di level tim nasional senior. Dari empat pertemuan sebelumnya, mereka kalah tiga kali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Luka paling membekas terjadi di Piala Dunia 2022 ketika Maroko menang 2-1 pada fase grup. Ironisnya, satu-satunya gol Kanada kala itu lahir dari gol bunuh diri bek Maroko, Nayef Aguerd.
Jika kali ini mampu membalikkan keadaan, Kanada akan menghadapi pemenang laga Prancis melawan Paraguay pada babak perempat final.
Empat tahun setelah mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia, Maroko kembali menunjukkan konsistensinya di panggung dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Atlas Lions lolos ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Belanda melalui adu penalti. Meski gagal memaksimalkan sejumlah peluang selama 120 menit akibat penampilan impresif kiper Bart Verbruggen, mental para pemain Maroko tetap terjaga hingga akhirnya memastikan kemenangan.
Keberhasilan tersebut mengukuhkan Maroko sebagai tim Afrika pertama yang mampu memenangkan pertandingan fase gugur pada dua edisi Piala Dunia yang berbeda.
Dominasi permainan mereka atas Belanda juga tercermin dari statistik. Maroko mencatatkan 801 operan sukses, sebuah angka luar biasa yang hanya pernah dilampaui Spanyol dalam sejarah pencatatan data modern Piala Dunia.
Tren positif itu semakin lengkap dengan catatan sembilan pertandingan beruntun tanpa kekalahan sejak takluk dari Senegal pada final Piala Afrika 2025.
Apabila berhasil mengatasi Kanada, Maroko berpeluang kembali bertemu Prancis di perempat final dalam laga yang bisa menjadi kesempatan membalas kekalahan pada semifinal Piala Dunia 2022.
Kabar menggembirakan datang dari kubu Kanada setelah Alphonso Davies kembali merumput saat menghadapi Afrika Selatan. Bek Bayern Munich itu tampil sebagai pemain pengganti selama 15 menit, menandai penampilan internasional pertamanya sejak Maret 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!