Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Daftar 4 Jenis Tes Darah Wajib bagi Pria Dewasa, Seiring Pertambahan Usia Anda!

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 13:38 WIB | Oleh:
Daftar 4 Jenis Tes Darah Wajib bagi Pria Dewasa, Seiring Pertambahan Usia Anda! Doc: ANTARA /Wahdi Septiawan
Ket. Petugas mengambil sampel darah warga binaan pemasyarakatan (WBP) saat layanan skrining human immunodeficiency virus (HIV) dan tuberkulosis (TBC) di Lapas Kelas IIA Jambi, Jambi, Kamis (12/2).

JAKARTA - Ahli bedah kardiotoraks dr. Jeremy London menyebut ada empat jenis tes darah yang perlu dipantau oleh pria dewasa seiring pertambahan usia.

“Pria terkenal buruk dalam menindaklanjuti perawatan kesehatan mereka sendiri. Buat janji temu, periksa hasil laboratorium Anda, pahami data Anda. Anda tidak dapat memperbaiki apa yang tidak anda ukur," kata London menurut siaran Hindustan Times, Jumat waktu setempat.

London menyoroti penyakit seperti kolesterol dan risiko kardiovaskular hingga testosteron, yang layak dipantau dari waktu ke waktu. Berikut adalah empat jenis tes yang dianjurkannya untuk dipantau.

1. Apolipoprotein B (ApoB)

Apolipoprotein B (ApoB) adalah penanda darah yang mengukur jumlah partikel pembawa kolesterol yang berpotensi berbahaya yang beredar di aliran darah. Tidak seperti tes kolesterol standar, tes ini menawarkan penilaian risiko kardiovaskular yang lebih tepat.

London menjelaskan Apolipoprotein B (ApoB) merupakan penanda darah yang menghitung jumlah sebenarnya partikel pembawa kolesterol dalam darah dan menjadikannya prediktor risiko serangan jantung dan stroke yang lebih akurat daripada angka kolesterol standar.

2. Lipoprotein (a) [Lp(a)]

Lipoprotein(a), atau Lp(a) adalah salah satu faktor risiko bawaan yang paling umum untuk penyakit kardiovaskular.

Tidak seperti penanda kolesterol lainnya, kadar Lp(a) sebagian besar ditentukan oleh genetika daripada diet atau olahraga, dan dikaitkan dengan risiko serangan jantung dan stroke yang lebih tinggi.

London merekomendasikan agar pria dan wanita menjalani tes itu. Pada pria, dia menyarankan untuk melakukannya lebih awal karena mereka tidak mendapatkan manfaat dari efek kardioprotektif estrogen.

Dokter bedah jantung tersebut mencatat lipoprotein sebagai faktor risiko genetik paling umum untuk penyakit kardiovaskular. Mengetahui angkanya dapat membantu mengendalikan hal-hal yang dapat kendalikan untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke secara keseluruhan.

3. Testosteron

Selanjutnya dia menyebut kadar testosteron secara alami menurun seiring pertambahan usia, mempengaruhi lebih dari sekadar libido.

Kadar testosteron juga mempengaruhi tingkat energi, massa otot, suasana hati, dan vitalitas secara keseluruhan, dan mengetahui kadar testosteron dapat membantu menentukan apakah seseorang memerlukan terapi penggantian testosteron.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Geliat Ekspor Perikanan Vie...
Luar Negeri
Jepang Darurat Kokain: Angk...

Intel Ukraina Terlibat dalam Ledakan di Monako

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Intel Ukraina Terlibat dala...
Luar Negeri
Sri Lanka Rebut Kembali Sta...
Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.