Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 15:02 WIB | Oleh:
133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP. Doc: Antara Foto
Ket. Seorang pembudidaya ikan air tawar di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memanen ikan jenis nila,

Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan bantuan bagi 133 kelompok budidaya ikan air tawar se-Kota Mataram, dengan total anggaran Rp1,70 miliar.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram Leo Amri S di Mataram, Jumat, mengatakan, anggaran tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2026.

"Untuk jenis bantuan sedang kami siapkan, dan pendistribusian ditargetkan pada triwulan ke IV tahun 2026," katanya.

Dengan anggaran dari DBHCHT tersebut, menurutnya, beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dengan menggunakan anggaran itu antara lain, pelatihan dan pengadaan barang kepada 133 kelompok budidaya ikan air tawar yang tersebar di enam kecamatan se-Kota Mataram.

Kegiatan pelatihan bagi kelompok budidaya ikan air tawar bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi teknis dalam mengelola usaha perikanan secara efektif.

Misalnya, untuk persiapan wadah dan kualitas air dengan pembuatan kolam baik dari tanah, terpal, maupun beton, dan manajemen kualitas air.

Selain itu juga diberikan pelatihan manajemen bibit dan pakan yakni cara pemilihan bibit unggul, pemberian pakan teratur, hingga pembuatan pakan fermentasi

Petani budidaya juga diedukasi tentang kesehatan untuk pencegahan penyakit ikan, tata cara pemeliharaan rutin, teknik panen, dan penanganan pascapanen.

"Dalam pelatihan petani budidaya bahkan diberikan pelatihan administrasi kelompok dan pemasaran digital hasil panen," katanya.

Sementara untuk bantuan pengadaan barang, lanjut Leo, petani budidaya akan mendapatkan bantuan berupa benih, pakan, mesin cetak pakan, dan sarana prasarana panen.

Untuk jumlah yang akan diberikan masing-masing jenis bantuan tersebut, saat ini masih didata dan disesuaikan dengan jumlah sasaran serta anggaran yang tersedia.

"Kami berharap bantuan itu dapat meningkatkan produktivitas dan peningkatan produksi ikan, mendukung ketahanan pangan lokal, mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan pembudidaya serta memperkuat kapasitas kelembagaan kelompok," katanya.

Sementara menyinggung tentang produksi ikan air tawar di Kota Mataram, Leo menyebutkan, data produksi ikan budidaya triwulan pertama tahun 2026, tercatat sebanyak 72.733 kilogram.

Produksi ikan air tawar sebanyak 72.733 kilogram itu dari berbagai jenis budidaya ikan air tawar di Kota Mataram.

Dengan rincian jenis ikan nila sebanyak 46.602 kilogram, karper atau ikan mas sebanyak 1.124 kilogram, gurami 4.290 kilogram, patin 760 kilogram, lele sebanyak 13.887 kilogram dan ikan bawal sebanyak 4.870 kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...

PBB: Tingkat Pengangguran Kaum Muda Dunia Meningkat

24 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
PBB: Tingkat Pengangguran K...
Megapolitan
MUI Kecam Dugaan Penistaan ...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.