Foto: Komisi I DPR Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Pertahanan RI–Qatar
Ads
📅 Rabu, 13 Mei 2026, 03:00 WIB
Anggota Komisi I DPR Achmad Daeng Sere (kanan) berjabat tangan dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan Mubarak Aldo Sari (kiri) sebelum pertemuan antara Komisi I DPR dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5). Salah satu fokus pembahasan ialah penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan. Berdasarkan data perdagangan bilateral, nilai perdagangan Indonesia dan Qatar mencapai sekitar 1,2 miliar dolar AS. Namun demikian, Indonesia masih mengalami defisit perdagangan sekitar 130 juta dolar AS. Selain itu, Komisi I DPR juga menyoroti pentingnya perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja migran Indonesia di Qatar. Kerja sama antar kedua negara perlu terus diperluas agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia, termasuk tenaga kerja migran.
Ketua Komisi I DPR Utut Adianto (kanan) didampingi Anggota Komisi I DPR Achmad Daeng Sere (kiri) bersiap menerima Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan Mubarak Aldo Sari sebelum pertemuan Komisi antara I DPR dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5).
Anggota Komisi I DPR Achmad Daeng Sere (kanan) saat rapat dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan Mubarak Aldo Sari sebelum pertemuan Komisi antara I DPR dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5).
Anggota Komisi I DPR Achmad Daeng Sere mengikuti rapat dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan Mubarak Aldo Sari sebelum pertemuan Komisi antara I DPR dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5).
Anggota Komisi I DPR Achmad Daeng Sere (kanan) berjabat tangan dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan Mubarak Aldo Sari (kiri) sebelum pertemuan antara Komisi I DPR dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5). Salah satu fokus pembahasan ialah penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan. Berdasarkan data perdagangan bilateral, nilai perdagangan Indonesia dan Qatar mencapai sekitar 1,2 miliar dolar AS. Namun demikian, Indonesia masih mengalami defisit perdagangan sekitar 130 juta dolar AS. Selain itu, Komisi I DPR juga menyoroti pentingnya perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja migran Indonesia di Qatar. Kerja sama antar kedua negara perlu terus diperluas agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia, termasuk tenaga kerja migran.
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".