Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Intel Ukraina Terlibat dalam Ledakan di Monako

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 15:03 WIB | Oleh:
Intel Ukraina Terlibat dalam Ledakan di Monako Doc: ist
Ket. ledakan di monako

MONAKO – Ledakan yang terjadi di Monako diduga melibatkan intel Ukraina. Upaya pembunuhan terhadap pengusaha asal Ukraina, Vadim Yermolayev, di Monako diduga kuat melibatkan dinas keamanan Ukraina (SBU), kata seorang pejabat Rusia.

Tuduhan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Luar Biasa Kementerian Luar Negeri Rusia, Rodion Miroshnik.

"Tidak ada keraguan bahwa dinas keamanan Ukraina, orang-orang dari lingkaran intelijen, serta kelompok kriminal terlibat dalam kasus ini," ujar Miroshnik kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, Kamis.

Menurut Miroshnik, insiden semacam itu akan terus meningkat kecuali jika Ukraina menerima teguran keras atau hukuman dari pihak internasional.

Namun, ia menilai sejauh ini belum ada indikasi bahwa dunia internasional bersedia menjatuhkan sanksi kepada Ukraina atas peristiwa tersebut.

Sebuah ledakan kuat mengguncang Monako pada Senin malam waktu setempat.

Pihak berwenang setempat memastikan bahwa insiden tersebut melukai tiga orang, yang terdiri dari seorang pria, seorang wanita, dan seorang anak-anak.

Perusahaan komunikasi Silver Eye yang mewakili Yermolayev kemudian mengonfirmasi bahwa pengusaha kakap tersebut dan putranya menjadi korban luka dalam ledakan tersebut.

Surat kabar Prancis Le Figaro yang mengutip sumber kepolisian pada tanggal 29 Juni, melaporkan bahwa dua dari tiga korban luka berada dalam kondisi kritis.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat seorang pria tak dikenal meninggalkan sebuah tas ransel di pintu masuk gedung sesaat sebelum orang lain masuk.

Menanggapi insiden ini, Menteri Negara Monako Christophe Mirmand sempat menggambarkan peristiwa tersebut sebagai serangan teroris pertama dalam sejarah negara kepangeranan tersebut.

Kendati demikian, Jaksa Agung Monako Stephane Thibault menyatakan bahwa berdasarkan data awal, ledakan tersebut belum diklasifikasikan sebagai serangan teroris.

Sementara itu, Le Figaro melaporkan bahwa prioritas skenario dari tim penyidik Monako saat ini mengarah pada dugaan bahwa ledakan tersebut didalangi oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU).

Aksi tersebut diduga kuat sebagai bentuk peringatan keras terhadap sang pengusaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Luar Negeri
Baku Tembak Sengit Militer ...
Nasional
Prabowo Minta Tiap Warga Mi...
Luar Negeri
Turki Makin Agresif Perkuat...
Advertisement
Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo   

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.