Resmi Dibuka Gubernur Pramono, JF3 2026 Jadi Mesin Ekonomi Kreatif Jakarta
📅 Kamis, 23 Jul 2026, 16:40 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penyelenggaraan Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) 2026 yang berlangsung pada 22–29 Juli 2026 di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Festival mode dan kuliner terbesar di Indonesia itu dinilai menjadi salah satu penggerak penguatan industri mode, ekonomi kreatif, sekaligus mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.
Saat membuka JF3 2026 pada Rabu (22/7), Pramono menegaskan kolaborasi menjadi faktor utama dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya saing Jakarta di tingkat nasional maupun internasional.
"Bagi kami yang paling utama adalah kolaborasi, kerja sama, dan Jakarta betul-betul mendorong ruang ekonomi kreatif untuk tumbuh di Jakarta, salah satunya melalui acara seperti ini," ujar Pramono.
Pramono juga mengapresiasi PT Summarecon Agung Tbk yang secara konsisten menyelenggarakan JF3 sejak 2004. Selama lebih dari dua dekade, festival tersebut telah berkembang menjadi salah satu agenda unggulan Jakarta sekaligus wadah bagi desainer, pelaku usaha, dan kreator untuk memperkenalkan karya terbaik mereka kepada pasar yang lebih luas.
Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika daya beli masyarakat, Pramono menilai perekonomian Jakarta masih menunjukkan kinerja yang positif. Karena itu, sektor ekonomi kreatif perlu terus diperkuat sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru yang mampu mendorong investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing ibu kota.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya melihat sektor ini berkembang menjadi penggerak baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, serta meningkatkan daya saing Jakarta," katanya.
Menurutnya, JF3 menjadi bukti bahwa kreativitas dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan ruang bagi talenta lokal untuk berkarya, memperluas pasar, mengembangkan bisnis, hingga membangun jejaring internasional. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar industri mode nasional semakin kompetitif di pasar global.
"Harapannya, JF3 terus menjadi ruang kolaborasi atas karya dan budaya Indonesia, membuka peluang usaha, serta memperkuat posisi Jakarta sebagai barometer tren mode dan kuliner Indonesia," tutur Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
JF3 2026 mengusung tema "Recrafted: Shaping the Future" dengan menghadirkan kolaborasi desainer dan jenama Indonesia bersama talenta dari Prancis, Korea Selatan, Filipina, Laos, dan Singapura. Selain menampilkan koleksi terbaru, festival ini juga menjadi ruang kolaborasi untuk membangun masa depan industri mode Indonesia yang lebih inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui pertukaran ide serta kreativitas lintas negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!