IHSG Pagi Ini Bergerak Naik, Mengikuti Bursa Saham Asia
📅 Kamis, 23 Jul 2026, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (23/7) pagi, bergerak naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.
IHSG dibuka menguat 12,14 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.346,62. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,81 poin atau 0,13 persen ke posisi 633,36.
“Selama IHSG mampu bertahan di atas area support 6.284-6.260, peluang melanjutkan penguatan masih terbuka untuk kembali menguji resistance 6.377. Jika mampu breakout dan bertahan di atas level itu, penguatan berpotensi berlanjut menuju 6.398-6.459. Sebaliknya, apabila kembali gagal menembus resistance, IHSG berpotensi mengalami pullback sehat dengan support terdekat di 6.284-6.260, kemudian 6.231,” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Dari mancanegara, sentimen pasar cenderung berhati-hati menjelang laporan keuangan perusahaan teknologi berkapitalisasi besar (big caps), yang dinilai akan menjadi penentu arah reli saham bertema kecerdasan buatan (AI).
Fokus utama investor tertuju pada panduan belanja modal (capex) Alphabet, setelah perusahaan itu sebelumnya mengalokasikan belanja AI sebesar 180–190 miliar dolar AS pada 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejumlah analis bahkan memperkirakan capex tersebut dapat meningkat hingga 190–200 miliar dolar AS seiring tingginya permintaan AI dan kenaikan harga chip memori.
Di sisi lain, kekhawatiran mengenai besarnya investasi AI dan ketidakpastian waktu pengembalian modal masih membayangi pasar, sehingga saham-saham semikonduktor yang sebelumnya memimpin reli mengalami koreksi tajam lebih dari 20 persen dari puncaknya.
Sementara itu, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang infrastruktur strategis Iran apabila terjadi serangan terhadap kapal di Selat Hormuz.
Sebaiknya Anda baca juga:
Iran merespons dengan ancaman membalas terhadap fasilitas energi dan infrastruktur yang memiliki kepentingan AS di kawasan. Kondisi itu memperburuk gangguan distribusi energi global setelah ancaman juga meluas ke jalur pelayaran Laut Merah melalui Bab el-Mandeb oleh kelompok Houthi yang didukung Iran.
Meski demikian, upaya diplomasi masih terus berlangsung dengan adanya usulan gencatan senjata selama 10 hari melalui mediator internasional.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen, Deposit Facility di level 4,75 persen, dan Lending Facility di level 6,50 persen.
BI memilih untuk memperkuat insentif investasi portofolio asing dibandingkan menaikkan suku bunga, karena dinilai lebih efektif menjaga stabilitas rupiah tanpa meningkatkan biaya pendanaan domestik di tengah ketidakpastian global.
Selain itu, BI memperluas berbagai insentif untuk menarik arus modal asing, diantaranya menaikkan insentif Swap Jual Lindung Nilai dari 10 persen menjadi 12,5 persen, sebagai upaya memperluas insentif DNDF Jual Lindung Nilai menjadi 15 persen, serta memberikan tambahan insentif untuk transaksi Local Currency Transaction (LCT).
Pada perdagangan Rabu (22/7) kemarin, bursa Eropa kompak menguat, diantaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,57 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 1,24 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,58 persen, serta indeks CAC 40 Prancis menguat 0,89 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!